NEWSTICKER
Ilustrasi Gedung OJK - - Foto: dok MI/ Ramdani
Ilustrasi Gedung OJK - - Foto: dok MI/ Ramdani

OJK Batasi Layanan Gerai SLIK

Ekonomi ojk Virus Korona
Husen Miftahudin • 17 Maret 2020 11:02
Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membatasi layanan Gerai Sistem Layanan Infromasi Keuangan (SLIK). Pembatasan ini mulai berlaku Rabu besok, 18 Maret 2020.

Adapun pembatasan layanan ini dilakukan dengan menutup sementara permintaan informasi debitur Gerai SLIK secara langsung. Namun debitur tetap bisa meminta informasi ini secara daring (online) dengan beberapa tahapan.
 
"Debitur dapat meminta informasi debitur SLIK dengan cara mengisi formulir antrean online di halaman https://konsumen.ojk.go.id/MinisiteDPLK/Registrasi," ungkap rilis resmi OJK yang dinukil Medcom.id, Selasa, 17 Maret 2020.
 
Setelah mendapatkan persetujuan yang dikirimkan melalui e-mail, debitur menghubungi nomor whatsapp OJK-SLIK yang tertera di e-mail untuk dilakukan verifikasi data. Setelah proses verifikasi, informasi debitur SLIK akan disampaikan melalui e-mail.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pembatasan layanan ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo dalam mengendalikan persebaran virus korona. Sekaligus menjadi upaya OJK dalam mengantisipasi dan memitigasi dampak penyebaran covid-19.
 
Sebelumnya, OJK memerintahkan para pegawai untuk bekerja dari rumah. Namun, pegawai yang bekerja dari rumah tersebut tetap harus menyelesaikan pekerjaannya dengan memanfaatkan teknologi informasi.
 
Meski demikian, sebagian pekerja tetap bekerja di kantor. Hal ini untuk memastikan layanan industri jasa keuangan tetap jalan dan berfungsi.
 
"Pegawai OJK yang masuk kantor diminta tetap menjaga kesehatan, menghindari keramaian, dan diperpendek jam kerjanya," jelas Deputi Komisioner Humas dan Logistik OJK Anto Prabowo.
 
SLIK merupakan perluasan dari Sistem Informasi Debitur (SID) atau BI Checking. Sistem ini dibangun sebagai sarana pertukaran informasi pembiayaan atau perkreditan antarlembaga di bidang keuangan.
 
Layanan ini secara penuh dikendalikan OJK sejak 31 Desember 2017. Hal ini dikarenakan peralihan fungsi pengawasan perbankan dari bank sentral ke OJK.
 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif