Foto: dok MI.
Foto: dok MI.

Pasar Was-was Pascalibur Akhir Tahun, IHSG Bakal Melemah

Ekonomi IHSG Saham PSBB
Fetry Wuryasti • 04 Januari 2021 08:42
Jakarta: Pemprov DKI Jakarta kemungkinan bisa saja kembali menarik rem darurat atau emergency break jika kasus covid-19 terus meningkat. Sehingga bisa berpengaruh pada gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
 
Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan rencana memberlakukan pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta menimbulkan kecemasan pelaku pasar.
 
"Hal ini akan berdampak negatif terhadap pemulihan ekonomi nasional," Hans saat dihubungi, dikutip dari Mediaindonesia.com, Senin, 4 Januari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria bahwa pemerintah provinsi sedang mempertimbangkan kembali mengambil kebijakan PSBB ketat akibat tingginya jumlah kasus positif covid-19 di ibu kota.
 
"Hal ini menjadi sentimen negatif yang menyebabkan pasar terkoreksi di dua hari terakhir perdagangan saham di Desember 2020," kata Hans.
 
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan akhir tahun, Rabu, 30 Desember 2020 ditutup melemah di level 5.979,07 (-0,94 persen). Pergerakan didorong oleh sektor infrastruktur (-2,49 persen), dan industri dasar (-2,02 persen).
 
Pergerakan melemah diakibatkan adanya aksi profit taking jelang libur tahun baru. Selain itu pergerakan minim sentimen dari data ekonomi di akhir tahun ini.
 
"IHSG diprediksi melemah dengan resistance 6.035-6,091 dan support 5.905-5.942. Secara ada indikasi kuat pergerakan akan kembali melemah. Pergerakan awal 2021 akan dipengaruhi beberapa data perekonomian di antaranya data manufaktur dan inflasi. Selain itu, ada kekhawatiran akan semakin tingginya lonjakan kasus covid-19 pascalibur akhir tahun," kata Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif