Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Catat, Begini Perencanaan Keuangan bagi Orangtua Baru

Ekonomi asuransi tips keuangan Biaya Pendidikan
Eko Nordiansyah • 21 Maret 2021 16:01
Jakarta: Memiliki anak adalah awal dari perjalanan yang menyenangkan, namun juga tanggung jawab yang besar bagi para orangtua baru. Sebagai orangtua, tentunya tidak hanya dituntut untuk mengasuh dan mengajari anak saja, tetapi juga memenuhi kebutuhan mereka.
 
Dilansir dari laman Sikapi Uangmu OJK, Minggu, 21 Maret 2021, dengan merencanakan keuangan keluarga, kebutuhan akan dapat terpenuhi dengan baik. Berikut tips yang akan membantu mempersiapkan perubahan finansial yang akan terjadi.
 
1. Merencanakan Kembali Tujuan Keuangan Baru

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Setelah anak lahir, tentu sudah terpikirkan banyak hal untuk mendukung masa depannya. Untuk itu, perlu merumuskan tujuan keuangan baru yang dapat ditentukan berdasarkan waktu, baik jangka pendek, menengah, maupun panjang.
 
Sebagai contoh, dalam jangka pendek tentu perlu mempersiapkan biaya vaksin dan dokter, sehingga perlu mempersiapkan asuransi kesehatan. Sedangkan tujuan keuangan jangka panjang yang dapat direncanakan seperti mempersiapkan asuransi pendidikan, dana pensiun, dan lain sebagainya.
 
2. Menyusun Daftar Pengeluaran Bulanan
 
Daftar pengeluaran ini akan bertambah seiring umur bayi. Untuk dapat menghindari pengeluaran berlebih dapat dimulai dengan mencatat rencana pengeluaran bulanan berdasarkan skala prioritas. Utamakan pengeluaran untuk apa yang dibutuhkan, bukan untuk apa yang diinginkan.
 
Jangan lupa untuk terus mengevaluasi anggaran dan memperbaharui anggaran minimal sebulan sekali. Tujuannya, agar Anda bisa tracking pos pengeluaran mana yang paling besar. Dengan demikian, Anda bisa menyusun strategi untuk memangkas pengeluaran tersebut.
 
3. Memprioritaskan Dana Darurat
 
Dana darurat merupakan sejumlah dana yang disediakan untuk menghadapi berbagai kondisi tak terduga dalam kehidupan. Artinya, dana ini hanya akan digunakan saat menghadapi hal-hal darurat yang tidak bisa diatasi dengan keuangan secara normal.
 
Setidaknya dana darurat harus dipersiapkan paling sedikit enam bulan biaya hidup di rekening tabungan khusus. Artinya jika salah satu dari aliran pendapatan dihentikan atau dikurangi, dana darurat ini dapat mendukung kebutuhan keluarga.
 
4. Menambah Sumber Penghasilan
 
Apabila penghasilan belum mencukupi, menghemat pengeluaran dan meningkatkan pendapatan rumah tangga adalah dua langkah untuk dapat menambahkan pundi–pundi pemasukan keluarga.
 
Ada beberapa pilihan untuk dapat menambah sumber pendapatan, antara lain:
 
· Menambah sumber pendapatan dengan memanfaatkan hobi yang menghasilkan.
 
· Mempertimbangkan kembali apakah kendaraan bermotor yang kita miliki lebih banyak mengeluarkan cost dibandingkan menggunakan transportasi umum. Dapat juga mengganti kendaraan dengan harga yang lebih murah.
 
·  Menghilangkan langganan bulanan yang tidak perlu, seperti layanan streaming atau keanggotaan gym yang tidak digunakan.
 
·  Menjual kembali barang-barang keperluan bayi yang sudah tidak terpakai.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif