Ilustrasi Gojek Indonesia - - Foto: dok MI
Ilustrasi Gojek Indonesia - - Foto: dok MI

Disuntik Telkomsel Rp2,1 Triliun, Ini yang Diincar Gojek

Ekonomi Telkom gojek
Annisa ayu artanti • 18 November 2020 11:38
Jakarta: PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (AKAB) atau Gojek akan mengincar pertumbuhan pasar mobile first di Indonesia. Hal ini dilakukan setelah Gojek menerima dana segar sebesar USD150 juta atau Rp2,1 triliun dari Telkomsel.
 
"Investasi Telkomsel di Gojek dan kemitraan antara kedua perusahaan akan difokuskan pada pertumbuhan pasar mobile first di Indonesia," kata Chief Coporate Affairs Gojek Nila Marita kepada Medcom.id, Rabu, 18 November 2020.
 
Nila menjelaskan pasar mobile first dalam negeri akan menghadirkan manfaat ekonomi digital bagi lebih banyak orang. Suntikan modal itu juga akan mendorong penggabungan sumber daya dan keahlian Telkomsel dengan Gojek.
 
"Kami akan memperkuat layanan, mendorong inovasi, dan meningkatkan pengalaman bagi konsumen dan usaha kecil (UMKM) di Indonesia," jelasnya.
 
Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) ke Bursa Efek Indonesia (BEI), terungkap bahwa transaksi antara anak usahanya yaitu PT Telkomsel dengan AKAB diteken pada 16 November 2020 senilai USD150 juta.
 
VP Investor Relations Telkom Andi Setiawan mengatakan investasi di AKAB dilakukan sebagai bentuk komitmen Telkomsel sebagai perusahaan komunikasi digital untuk memberikan layanan beyond connectivity.
 
"Telkom percaya kolaborasi ini dapat memberikan layanan dan solusi yang lebih baik kepada masyarakat dalam membangun ekonomi digital yang inklusif dan berkesinambungan," ujarnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif