Ilustrasi. FOTO: CIMB Niaga
Ilustrasi. FOTO: CIMB Niaga

CIMB Niaga Tingkatkan Layanan Nasabah UKM via Digital

Ekonomi cimb niaga
Angga Bratadharma • 21 Oktober 2020 09:34
Jakarta: Pandemi covid-19 membuat kebutuhan nasabah terhadap layanan perbankan digital semakin meningkat, termasuk bagi segmen Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Pasalnya, para pengusaha memerlukan dukungan agar bisnis yang dikelola tetap berjalan lancar.
 
Untuk menjawab tantangan tersebut, perbankan harus terus mengembangkan berbagai inovasi layanan secara digital. Head of Small Medium Enterprise CIMB Niaga Tony Tardjo mengaku pihaknya terus berupaya memudahkan nasabah UKM di tengah pandemi covid-19. upaya tersebut dilakukan sebagai komitmen CIMB Niaga.
 
"Kami memahami, saat ini nasabah membutuhkan dukungan perbankan yang optimal untuk mendukung kegiatan usaha agar terus berjalan secara berkelanjutan. Karena itu, kami terus berupaya memberikan layanan yang lebih cepat, tepat, dan fleksibel kepada nasabah,” kata Tony, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 21 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tony menjelaskan, bagi nasabah UKM yang membutuhkan kredit atau ingin membuka rekening tabungan dan giro dapat menghubungi CIMB Niaga melalui platform digital sehingga nasabah tidak perlu datang ke kantor cabang. Adapun penggunaan digital saat sekarang penting guna memutus mata rantai penyebaran covid-19.
 
"Kami ingin terus membantu mengembangkan industri UKM di Indonesia. Dengan dukungan infrastruktur digital yang kuat, kami akan terus fokus pada digitalization," kata Tony.
 
Di sisi lain, PT Bank CIMB Niaga Tbk atau CIMB Niaga (BNGA) melaporkan perolehan laba bersih konsolidasi (unaudited) sebesar Rp1,1 triliun pada kuartal pertama 2020. Pencapaian itu naik sebanyak 11,8 persen year-on-year (yoy) dan menghasilkan earnings per share Rp42,33.
 
Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M Siahaan mengatakan di tengah kondisi yang menantang akibat pandemi covid-19, CIMB Niaga berhasil meraih pertumbuhan laba bersih dua digit untuk kuartal I-2020. Pertumbuhan laba bersih sebesar 11,8 persen yoy terutama didukung pendapatan non bunga atau Non Interest Income (NoII) sebesar 11,5 persen yoy.
 
"Dan penurunan pada biaya operasional sebesar 2,7 persen yoy. Hasilnya, rasio cost to income turun menjadi di bawah 48 persen," kata Tigor.
 
Dana murah (CASA) tumbuh 18,8 persen yoy dan berkontribusi terhadap pertumbuhan dana pihak ketiga sebesar 6,3 persen yoy. Sementara rasio Loan Loss Coverage (LLC) meningkat menjadi 191,13 persen, dan biaya provisi naik menjadi 8,7 persen yoy.
 
"Capital Adequacy Ratio (CAR) CIMB Niaga tercatat sebesar 19,39 persen per 31 Maret 2020 dengan total aset mencapai Rp274,5 triliun per 31 Maret 2020," pungkasnya.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif