Ilustrasi Bitcoin - - Foto: AFP/ Jack Guez
Ilustrasi Bitcoin - - Foto: AFP/ Jack Guez

Sentimen Elon Musk Bikin Harga Bitcoin Kembali ke Level Rp570 Juta

Ekonomi Bitcoin tesla elon musk cryptocurrency
Husen Miftahudin • 16 Juni 2021 20:39
Jakarta: Harga Bitcoin kembali ke level USD40 ribu atau sekitar Rp570 jutaan untuk pertama kalinya dalam satu bulan terakhir. Salah satu penyebabnya karena Elon Musk telah menyatakan bahwa Tesla akan kembali menerima pembayaran dengan Bitcoin.
 
Elon Musk menyatakan hal tersebut melalui postingan twitternya dengan Tesla akan kembali menerima pembayaran Bitcoin, setelah sempat mencabut fitur pembayaran tersebut. Ini menyambut inovasi dan gagasan mengenai penambangan atau mining Bitcoin yang akan dikembangkan dengan teknologi yang lebih ramah lingkungan.
 
CEO Indodax Oscar Darmawan menanggapi, Elon Musk memang sering menimbulkan pernyataan yang memancing demand Bitcoin sehingga berpengaruh terhadap harga aset kripto tersebut. Untuk kali ini, pernyataannya positif yang mendukung dan mendorong inovasi dari Bitcoin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Elon Musk memberikan pernyataan positif dimana dia mendukung adanya inovasi dan gagasan ramah lingkungan dari mining Bitcoin. Pernyataannya mendongkrak harga Bitcoin. Saat ini, Bitcoin sudah menunjukkan sinyal support dan tren kenaikan harga," kata Oscar dalam siaran persnya, Rabu, 16 Juni 2021.
 
Pada postingan twitternya, Elon Musk menyatakan bahwa Tesla, perusahaan otomotif miliknya, akan kembali menerima pembayaran dengan Bitcoin, bila jaringan mining bitcoin menggunakan energi terbarukan di atas 50 persen.
 
Menurut Oscar, hal ini sangat mungkin untuk diwujudkan. Karena saat ini energi pembangkit listrik mulai beralih ke teknologi terbarukan, dan para miner Bitcoin juga menyambut baik hal tersebut.
 
"Memang, mining selama ini menghabiskan banyak energi. Tetapi, selalu ada solusi atas permasalahan seperti ini. Sudah banyak ide blockchain yang muncul soal ini. Founder Twitter sendiri juga telah menyatakan siap mengembangkan mining yang ramah lingkungan," tuturnya.
 
Selain itu, kenaikan harga juga terjadi karena adanya kesepakatan para miners di seluruh dunia soal smart contract dari Bitcoin yang disebut Taproot. Ini menjadi transformasi pertamanya setelah empat tahun.
 
Oscar kemudian menjelaskan, Taproot akan meningkatkan transaksi dan efisiensi Bitcoin. Taproot membuat kontrak pintar lebih murah dan lebih kecil. Para miners di seluruh dunia telah menyepakati proposal Taproot mengenai smart contract Bitcoin, beberapa hari yang lalu.
 
"Ini juga menjadi penyebab kenaikan harga Bitcoin. Taproot yang akan terjadi pada November 2021 nanti akan menjadi momen penting. Karena membuka peluang luas bagi developer yang tertarik untuk memperluas utilitas bitcoin," jelas dia.
 
Setelah berjalannya smart contract bitcoin ke depan, Oscar optimistis akan ada lebih banyak inovasi-inovasi yang hadir menggunakan Bitcoin di masa mendatang.
 
Adapun harga Bitcoin di level Rp570 jutaan atau USD40 ribu mengalami kenaikan sebanyak 23 persen selama sepekan. Hal ini biasanya juga akan diiringi dengan naiknya harga altcoin, seperti Ethereum dan lain-lain.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif