Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI
Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI

Siap-Siap Cuan, IHSG Diperkirakan Bernyali Menguat

Ekonomi IHSG IHSG Menguat
Angga Bratadharma • 07 Desember 2021 09:35
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak menguat pada perdagangan hari ini seiring menguatnya bursa saham global. Kondisi itu terjadi usai kekhawatiran munculnya varian covid-19 baru yang bernama Omicron mereda dan membuat pasar saham kembali diminati para investor.
 
"Pagi ini Nikkei dibuka naik 0,24 persen, sedangkan Kospi dibuka melemah 0,27 persen setelah hari sebelumnya ditutup ke level tertinggi dalam tiga minggu. Kami memproyeksikan IHSG akan melanjutkan tren penguatan hari ini, seiring dengan menguatnya bursa global," sebut Samuel Research Team, dalam riset hariannya, Selasa, 7 Desember 2021.
 
Sementara itu, Wall Street lebih tinggi pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), setelah kekhawatiran atas varian virus korona Omicron mereda. Sektor-sektor yang sensitif secara ekonomi dan saham-saham terkait perjalanan terpantau menguat. Hal ini karena investor didorong oleh beberapa komentar optimistis dari pejabat tinggi AS tentang varian virus terbaru.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 646,95 poin atau 1,87 persen menjadi 35.227,03. Indeks S&P 500 bertambah 53,24 poin atau 1,17 persen menjadi 4.591,67. Indeks Komposit Nasdaq terangkat 139,68 poin atau 0,93 persen menjadi 15.225,15.
 
Semua 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor industri dan kebutuhan pokok konsumen masing-masing menguat 1,64 persen dan 1,60 persen, memimpin kenaikan,diikuti oleh sektor energi dan utilitas yang masing-masing naik 1,5 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indeks Transportasi Dow Jones yang sensitif secara ekonomi mengungguli pasar yang lebih luas dengan kenaikan 2,3 persen, sementara indeks saham berkapitalisasi kecil Russell 2000 meningkat dua persen.

Varian Omicron

Sedangkan varian Omicron telah menyebabkan tanda bahaya dan beberapa pembatasan baru di seluruh dunia, investor tampaknya diyakinkan oleh Anthony Fauci, pejabat tinggi penyakit menular AS, yang mengatakan kepada CNN bahwa sejauh ini tampaknya tidak ada tingkat keparahan yang besar untuk itu. Namun, dia mengatakan bahwa studi lebih lanjut diperlukan.
 
"Orang-orang tidak terlalu khawatir tentang varian ini," pungkas Kepala Strategi Investasi Baker Avenue Asset Management King Lip, di San Francisco.
 
 
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif