PT Bumi Serpong Damai  Tbk (BSDE). Foto : BSDE.
PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE). Foto : BSDE.

BSDE Amankan 87% Target Pra Penjualan di Kuartal III-2021

Ekonomi Emiten properti BEI bumi serpong damai
Arif Wicaksono • 20 Oktober 2021 10:11
Tangerang: PT Bumi Serpong Damai  Tbk (BSDE), pengembang kota mandiri terbesar di Indonesia, mengamankan 87 persen target pra penjualan pada sembilan bulan pertama 2021. Hingga akhir September 2021, perusahaan membukukan pra penjualan senilai Rp6,1 triliun atau tumbuh 29 persen dibandingkan tahun lalu sebesar Rp4,7 triliun.
 
"Besarnya minat, permintaan dan kepercayaan konsumen atas produk-produk properti yang kami tawarkan menjadi katalis pertumbuhan penjualan. Kami juga mengapresiasi kebijakan pemerintah yang telah memberikan berbagai  stimulus di sektor properti, sehingga sektor properti kembali pulih," ungkap Direktur BSDE Hermawan Wijaya, dalam laporannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, 20 Oktober 2021.
 
Segmen residensial menjadi kontributor terbesar untuk pra penjualan, segmen ini berkontribusi sebesar 69 persen atau sebesar Rp4,2 triliun dari total pra penjualan. Adapun segmen komersial termasuk kavling komersial, strata-title (apartemen), dan ruko mencapai Rp1,5 triliun, mewakili kontribusi 25 persen dari total pra penjualan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pencapaian segmen residensial per akhir September 2021 tersebut setara pertumbuhan 44 persen, dibandingkan angka pra penjualan periode yang sama 2020 yakni Rp2,9 triliun. Sedangkan segmen penjualan tanah kavling untuk Joint Venture (JV) tercatat tumbuh paling signifikan yakni 83 persen, dari Rp181 miliar pada triwulan III-2020 menjadi Rp332 miliar tahun ini.
 
"Tingginya minat konsumen dapat dilihat pada kuartal  ketiga, dalam periode tersebut pra penjualan mampu mencapai Rp1,5 triliun. Nilai tersebut setara 22 persen dari target tahunan. Penjualan rumah tapak di kawasan BSD City masih mendominasi angka pra penjualan. Pencapaian positif ini patut diapresiasi karena masih berlangsung di  masa pemulihan pandemi," jelas Hermawan.

 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif