Foto: dok MI.
Foto: dok MI.

IHSG Diprediksi Bergerak Datar

Ekonomi ihsg
Ade Hapsari Lestarini • 18 Mei 2020 08:09
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan akan bergerak flat (datar) setelah perdagangan sebelumnya mengalami koreksi.
 
"Kami memperkirakan IHSG akan bergerak flat dengan kecenderungan menguat terbatas hari ini," tutur tim analis Samuel Sekuritas, dalam hasil risetnya, Senin, 18 Mei 2020.
 
Pada perdagangan pagi ini indeks Nikkei 225 Jepang dan indeks Kospi Korea Selatan masing-masing dibuka menguat sekitar 0,2 persen. Sedangkan indeks Dow Future menguat 0,9 persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya bursa saham di Amerika Serikat (AS) bergerak dengan volatilitas yang tinggi di akhir pekan. Kondisi ini terjadi di tengah kekhawatiran kembali perang dagang AS-Tiongkok dan lemahnya data ekonomi.
 
Para investor juga masih mencerna tingginya penurunan data penjualan retail di AS. Indeks Dow Jones ditutup naik 0,25 persen, sedangkan S&P 500 naik 0,39 persen, serta Nasdaq menguat 0,79 persen. Secara keseluruhan, Dow dan S&P 500 melemah lebih dari dua persen minggu lalu, sedangkan Nasdaq melemah 1,1 persen.
 
Sementara itu, data neraca perdagangan Indonesia untuk April 2020 dirilis Jumat lalu dan tercatat mengalami defisit sebesar USD350 juta, lebih rendah defisitnya dibandingkan April 2019 yang tercatat defisit sebesar USD2,5 miliar.
 
Nilai ekspor April 2020 turun 7,02 persen yoy, sedangkan nilai impor turun 18,58 persen yoy. IHSG sendiri ditutup turun 0,14 persen ke level 4.507,6 pada penutupan Jumat lalu dengan investor asing masih mencatatkan net sell sebesar Rp1,06 triliun di pasar reguler.
 
Sementara harga minyak WTI ditutup menguat 6,79 persen pada Jumat dan ditutup ke level USD29,43 per barel setelah sempat menyentuh USD29,92, atau tertinggi sejak 17 Maret.
 
Hal ini membuat penguatan harga minyak minggu lalu mencapai hampir 19 persen, walaupun masih turun 51,8 persen. Sedangkan Brent menguat 4,4 persen ke USD32,5 per barel di Jumat atau penguatan 4,9 persen selama minggu lalu.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif