NEWSTICKER
Gubernur BI Perry Warjiyo - - Foto: Antara/ Hafidz Mubarak
Gubernur BI Perry Warjiyo - - Foto: Antara/ Hafidz Mubarak

BI Suntik Pasar Keuangan Rp300 Triliun

Ekonomi bank indonesia pasar saham
Husen Miftahudin • 24 Maret 2020 19:17
Jakarta: Bank Indonesia (BI) telah menggelontorkan likuiditas untuk menginjeksi pasar keuangan dan perbankan hampir Rp300 triliun. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilisasi nilai tukar rupiah imbas penyebaran virus korona di Tanah Air.
 
Gubernur BI Perry Warjiyo menjabarkan suntikan likuiditas tersebut dilakukan melalui pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder sebanyak Rp168 triliun. Kemudian menginjeksi transaksi repo surat berharga perbankan sekitar Rp55 triliun.
 
"Kemudian dari penurunan GWM (Giro Wajib Minimum) awal tahun maupun yang akan berlaku di April ini kurang lebih sekitar Rp75 triliun," ujar Perry dalam telekonferensi di Jakarta, Selasa, 24 Maret 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meskipun demikian, Perry memastikan cadangan devisa yang dimiliki Bank Indonesia lebih dari cukup untuk melakukan stabilisasi nilai tukar. Ke depannya, bank sentral akan terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk memastikan kecukupan pasokan cadangan devisa demi stabilisasi rupiah.
 
"Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah bagaimana kemudian ke depan menjaga kecukupan cadangan devisa dalam rangka menstabilkan nilai tukar rupiah. Apalagi dengan kepanikan di dunia global yang masih tinggi, kami akan pantau terus," ungkapnya.
 
Adapun posisi cadangan devisa pada akhir Februari 2020 tetap tinggi sebesar USD130,4 miliar atau setara dengan pembiayaan 7,7 bulan impor atau 7,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif