Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI
Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI

Menanti Keputusan BI, IHSG Diramal Lanjutkan Pelemahan

Ekonomi IHSG
Annisa ayu artanti • 17 September 2020 09:06
Jakarta: Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih melanjutkan pelemahan. Pelaku pasar saham Indonesia hari ini menanti keputusan Bank Indonesia (BI) terkait arah suku bunga acuan, apakah tetap, dinaikkan, atau diturunkan.
 
NH Korindo Sekuritas dalam riset hariannya memperkirakan Bank Indonesia masih akan mempertahankan BI-7DRRR di level empat persen. "Senada dengan apa yang terjadi di AS, perhatian pasar domestik hari ini juga akan tertuju pada keputusan hasil rapat bank sentral," kata tim riset, Kamis, 17 September 2020.
 
Adapun dari sisi teknikal pergerakan IHSG masih cenderung melanjutkan pelemahan menuju gap yang terjadi di level 5.016. Sedangkan dari bursa global, Wall Street ditutup bervariasi dengan Dow Jones menguat tipis, sementara S&P 500 dan Nasdaq melemah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Hal ini terjadi di tengah keputusan Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga acuan mendekati nol persen dan memberikan sinyal bahwa tingkat suku bunga AS akan tetap berada di level rendah hingga 2023," jelasnya.
 
Sementara untuk bursa saham Asia dibuka melemah. Pelemahan dipicu oleh keputusan the Fed yang mempertahankan suku bunga di level 0-0,25 persen.
 
"Pemulihan telah berkembang lebih cepat dari yang diperkirakan secara umum, tetapi aktivitas keseluruhan tetap jauh di bawah levelnya sebelum pandemi dan jalan di depan tetap sangat tidak pasti," kata Ketua Fed Jerome Powell, setelah pertemuan kebijakan dua hari Fed.
 
Powell mencatat sekitar setengah dari 22 juta pekerjaan yang hilang pada Maret dan April telah diperoleh kembali karena sudah banyak orang kembali bekerja, meski tingkat pengangguran tetap tinggi yakni di level 8,4 persen pada Agustus.
 
Tingkat pengangguran kemungkinan tiga persen lebih tinggi dari data resmi, mengingat orang-orang yang salah diidentifikasi sebagai pekerja dan menurunnya partisipasi angkatan kerja. Ke depan, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), badan pengaturan kebijakan Fed, memproyeksikan tingkat pengangguran akan terus menurun, menurut proyeksi ekonomi terkini.
 
(ABD)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif