Presiden Direktur Saratoga Michael W.P. Soeryadjaya (tengah). Foto: dok Saratoga.
Presiden Direktur Saratoga Michael W.P. Soeryadjaya (tengah). Foto: dok Saratoga.

Saratoga Bagi Dividen Rp149,2 Miliar

Ekonomi saratoga investama sedaya
Ade Hapsari Lestarini • 18 Juni 2020 14:05
Jakarta: PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) membagi dividen Rp149,2 miliar atau Rp55 per saham pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
 
Presiden Direktur Saratoga Michael W.P. Soeryadjaya menyatakan bahwa perseroan menunjukkan pertumbuhan yang signifikan pada 2019 dan keputusan perusahaan untuk membagikan dividen adalah bagian dari komitmen jangka panjang Saratoga kepada pemegang saham.
 
"Fokus kami tetap pada penguatan fundamental perusahaan investasi melalui strategi investasi yang disiplin dan terukur. Dalam situasi yang dinamis dewasa ini, Saratoga akan selalu waspada dan tetap berusaha mengoptimalkan setiap peluang bisnis, sesuai dengan kebijakan investasi perusahaan," kata Michael dikutip dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 18 Juni 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada akhir 2019, nett asset value Saratoga mencapai Rp22,85 triliun atau meningkat 44,9 persen daripada 2018 sebesar Rp15,77 triliun. Kenaikan nilai investasi dalam saham dan efek ekuitas tersebut terutama didorong oleh kenaikan harga saham mark to market dari PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).
 
Berkat pengguatan fundamental perusahaan investasi, di 2019 keuntungan bersih Saratoga dari investasi dan efek ekuitas lainnya mencapai Rp6,22 triliun. Sementara penghasilan bunga dan investasi sebesar Rp2,01 triliun.
 
Direktur Keuangan Saratoga Lany D. Wong menambahkan pada 2019 Saratoga membukukan rekor pendapatan dividen tertinggi sebesar Rp1,99 triliun. Pendapatan dividen tersebut meningkat 121,5 persen dibanding 2018 sebesar Rp900 miliar. Kontribusi berasal dari PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), Adaro Energy, Tower Bersama Infrastructure, dan perusahaan investasi lainnya.
 
"Sebagai perusahaan investasi aktif Saratoga akan terus mengoptimalkan peluang investasi pada tiga sektor yaitu sumber daya alam, infrastruktur, dan konsumen. Kami juga berkomitmen untuk terus meningkatkan nilai setiap perusahaan investasi, sehingga dapat berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian Indonesia di berbagai daerah," jelas Lany.

 

(AHL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif