Ilustrasi bank digital - - Foto: Medcom
Ilustrasi bank digital - - Foto: Medcom

OJK: Pemenuhan Modal Inti Rp10 Triliun Khusus untuk Bank Digital Baru

Ekonomi OJK Perbankan layanan digital
Husen Miftahudin • 09 April 2021 18:01
Bali: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini tengah merancang aturan terkait pendirian bank umum, rencananya akan diluncurkan pada pertengahan tahun ini. Beleid ini mengatur pendirian bank berorientasi digital yang harus memiliki modal inti sebanyak Rp10 triliun.

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK Teguh Supangkat menjelaskan ketentuan pemenuhan modal inti ini berlaku bagi bank yang ingin berdiri di Tanah Air. Sementara bagi bank yang sudah berdiri, pemenuhan modal inti ini tidak berlaku, ketentuan modal inti minimumnya Rp3 triliun.
 
"Bagi yang baru mendirikan (bank) ini modal yang harus dipersiapkan yaitu sebesar Rp10 triliun. Jadi kalau bank-nya sudah lama, tidak ada kewajiban memenuhi Rp10 triliun," ujar Teguh Supangkat dalam Pelatihan dan Gathering Wartawan Media Massa di Bali, Jumat, 9 April 2021.
 
Teguh menekankan bahwa ketentuan ini untuk menyelamatkan industri perbankan di tengah pesatnya perkembangan digital. Oleh karena itu, perlu adanya penguatan dari sisi modal inti.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Terkait modal inti ini kita sudah tahu tantangan perbankan ke depan. Kalau kita biarkan saja, kita tidak ingin bank mati dengan sendirinya," tuturnya.
 
Bagi perbankan yang tidak mampu memenuhi ketentuan modal inti ini, mereka bisa melakukan konsolidasi. Cara lainnya, perbankan tersebut diakuisisi oleh investor lain.
 
Dengan ketentuan ini, maka nantinya kategori bank hanya masuk dalam empat Kategori Berdasarkan Modal Inti (KMBI) dengan batas modal inti yang lebih tinggi dibandingkan dengan pengelompokan yang sudah ada.
 
Saat ini, bank umum dibagi dalam empat kategori berdasarkan modal inti, yaitu Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) I, II, III, dan IV. BUKU I memiliki modal inti di bawah Rp1 triliun, BUKU II Rp1 triliun hingga Rp5 triliun, BUKU III lebih dari Rp5 triliun sampai Rp30 triliun, dan BUKU IV dengan modal inti lebih dari Rp30 triliun.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif