Foto: Grafis Medcom.id
Foto: Grafis Medcom.id

Awali 2021, IHSG Berpotensi Menguat Terbatas

Ekonomi IHSG Saham
Ade Hapsari Lestarini • 04 Januari 2021 08:58
Jakarta: Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan akan menguat terbatas mengawali perdagangan 2021. Selain itu, pada pagi ini pasar regional dibuka menguat dengan Nikkei naik 0,43 persen.
 
"Kami perkirakan IHSG akan menguat namun dalam pergerakan yang terbatas," kata tim analis Samuel Sekuritas Indonesia, dalam hasil risetnya, Senin, 4 Januari 2021.
 
Pada penutupan perdagangan 2020 lalu, IHSG ditutup melemah -0,95 persen dan secara tahunan ditutup melemah -4,84 persen ke level 5.979. Hari ini akan ada rilis data Markit Manufacturing PMI Indonesia, Indeks Keyakinan Konsumen, dan inflasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada akhir perdagangan 2020, pasar AS ditutup di zona all time high atau menguat dengan kenaikan 0,65 persen untuk indeks Dow Jones, penguatan 0,64 persen pada indeks S&P500, dan kenaikan 0,14 persen pada indeks Nasdaq.
 
Menurut hasil riset itu, pandemi covid-19 masih jadi isu utama. Secara kumulatif sudah ada 84 juta orang yang dilaporkan mengidap covid-19 secara global. Dari AS ada sejumlah 20 juta kasus atau hampir seperempat dari total kasus. Dari perkembangan vaksin, per akhir Desember 2020 lalu sudah ada 2,8 juta warga AS yang sudah di vaksin.
 
"Kedepannya, dapat dicermati perkembangan dari distribusi dan proses vaksinasi mengingat Pfizer dan Moderna sudah mendistribusi sebanyak 14 juta dosis ke berbagai negara bagian," jelasnya.
 
Sentimen global lainnya adalah kasus covid-19 yang kembali meningkat di Jepang dan mencatatkan penambahan kasus sebanyak 4.000 lebih dan menjadi kenaikan tertinggi. Saat ini Jepang dikabarkan tengah mempertimbangkan deklarasi darurat nasional dan jam operasional restoran di Jepang dibatasi sampai pukul 20.00 saja.
 
Sementara dari dalam negeri, kasus harian covid-19 terlihat masih bertambah pada Minggu kemarin dengan penambahan 6.877 kasus baru (Sabtu: 7.203 kasus) dan rasio dari kasus terkonfirmasi/jumlah tes mencapai 24,8 persen.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif