Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Foto: Dok.MI
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Foto: Dok.MI

LPS Catat Ada 7 Bank Masuk Kategori Gagal, Siapa Mereka?

Ekonomi Perbankan LPS bank perkreditan rakyat (bpr)
Eko Nordiansyah • 27 Oktober 2020 19:35
Jakarta: Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat saat ini ada enam sampai tujuh bank yang masuk dalam kategori gagal. Hanya saja bank-bank ini merupakan bank kecil, yaitu Bank Perkreditan Rakyat (BPR) meski belum dalam level yang membahayakan.
 
"Mungkin mendekati enam sampai tujuh bank BPR, kecil. Tapi belum berada pada level yang menimbulkan atau membahayakan," kata Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa dalam video conference di Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2020.
 
Ia menambahkan jumlah ini merupakan hal yang biasa, karena setiap tahunnya LPS menerima enam sampai tujuh BPR yang harus ditangani. Meskipun ada bank gagal, Purbaya memastikan saat ini secara keseluruhan perbankan dalam kondisi normal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ke depan, kami akan mewaspadai dan akan mempersiapkan diri kalau ada bank yang gagal lagi. Tapi saya tekankan, trennya belum berubah dengan tahun lalu. Tekanan financial memang meningkat, tapi belum ke level yang membahayakan atau tidak dapat dikendalikan pada saat ini," jelas dia.
 
Purbaya menyebutkan saat ini sudah ada perbaikan kinerja maupun penurunan risiko di industri perbankan. Menurut dia, kualitas aset industri perbankan saat ini sudah membaik dan sekarang pada level yang terkendali (manageable).
 
"Kalau kita lihat April-Mei-Juni-Juli, ada tendensi slightly quality, ada dana pihak ketiga lari ke bank-bank besar. Agustus dan September keadaan sudah berubah, kami melihat dana sudah kembali ke bank-bank yang kecil juga," ungkapnya.
 
"Sehingga saat sekarang bank Buku I pun keadaannya sudah dari DPK-nya lebih baik dibandingkan dengan kondisi di awal tahun. Artinya dampak negatif terhadap likuiditas dan DPK mereka karena covid sudah hilang," pungkas dia.

 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif