IHSG. Foto : MI/Ramdani.
IHSG. Foto : MI/Ramdani.

Waspada Varian Omicron, IHSG Berpotensi Terkoreksi Lagi

Ekonomi IHSG Pasar Modal pandemi covid-19 Varian Covid-19 B1525
Arif Wicaksono • 29 November 2021 09:33
Jakarta: Pasar global baik saham, obligasi, komoditas, bahkan aset kripto merah membara dan dilanda aksi panik jual Jumat pekan lalu. Tidak ketinggalan, bursa Indonesia dihujani tekanan jual, membuat seminggu lalu IHSG terkapar sebesar minus 2,36 persen.
 
Aksi panic selling ini karena ada kabar varian Omicron yang berkembang di Benua Afrika akan masuk ke Asia Tenggara. Varian ini membuktikan pemulihan ekonomi akan terganggu.
 
"So pertanyaan repetisi sederhana muncul: akankah Indonesia immune tidak terkena varian Omicron yang sudah mulai mendekat karena sudah terindikasi masuk di Sydney, Australia, dan Hong Kong?" jelas analis MNC Sekuritas Edwin Sebayang dalam risetnya, Senin, 29 November 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menjelaskan, kombinasi kejatuhan tajam indeks Dow Jones (DJIA) sebesar minus 2,53 persen, EIDO turun tajam tiga persen, serta tajamnya kejatuhan harga beberapa komoditas seperti minyak minus 13,04 persen, batu bara minus 4,61 persen, CPO minus 1,23 persen, nikel minus 3,38 persen, dan timah minus 1,38 persen berpotensi menjadi sentimen negatif pendorong kejatuhan kembali IHSG dalam perdagangan Senin ini.
 
Sementara itu, NH Korindo Sekuritas Indonesia dalam hasil risetnya menuturkan pelaku pasar akan mencermati perkembangan dari dampak varian covid-19 Omicron terhadap aktivitas perekonomian global dan domestik.
 
"Mengawali pekan baru, indeks acuan diproyeksikan akan kembali mengalami tekanan pada rentang pergerakan yang lebih rendah di area 6.500-6.754," jelas NH Korindo dalam risetnya.

 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif