Ilustrasi. Foto: AFP/Bay Ismoyo.
Ilustrasi. Foto: AFP/Bay Ismoyo.

Investor Cermati Kebijakan The Fed Gerus Rupiah

Ekonomi rupiah melemah Kurs Rupiah
Antara • 07 Juli 2021 10:28
Jakarta: Kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi melemah, seiring investor yang mencermati potensi dilakukannya kebijakan moneter ketat oleh The Fed ke depan.
 
Rupiah dibuka melemah 15 poin atau 0,1 persen ke posisi Rp14.485 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.470 per USD.
 
Pengamat pasar uang Ariston Tjendra saat dihubungi mengatakan, rupiah mungkin berbalik melemah pada Rabu ini karena pelaku pasar mengantisipasi rilis notulen rapat kebijakan moneter bank sentral AS The Fed dini hari nanti.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Notulen ini bisa memberikan indikasi potensi kebijakan moneter bank sentral AS akan lebih ketat ke depannya yang bisa mendorong penguatan dolar AS," ujar Ariston, dilansir dari Antara, Rabu, 7 Juli 2021.
 
Sementara dari dalam negeri, kasus baru harian covid-19 yang terus naik dan memecahkan rekor, masih menjadi kekhawatiran pasar yang bisa menekan rupiah.
 
"Bila terus naik, dikhawatirkan PPKM darurat akan berlangsung lebih lama dan ini akan menekan pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Ariston.
 
Pada Selasa, 6 Juli 2021, jumlah kasus baru covid-19 mencapai 31.189 kasus, rekor baru kasus harian di Tanah Air, sehingga total kasus terkonfirmasi positif covid-19 menjadi 2.345.018 kasus.
 
Pagi ini, lanjut Ariston, pasar juga menunggu data cadangan devisa Bank Indonesia. "Data yang menunjukkan cadangan devisa masih bertahan di level tinggi, bisa menahan pelemahan rupiah," ujar Ariston.
 
Ariston mengatakan rupiah pada Rabu ini berpotensi bergerak melemah ke arah Rp14.520 per USD dengan potensi support di kisaran Rp14.450 per USD.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif