Ilustrasi. FOTO: MI/SUSANTO
Ilustrasi. FOTO: MI/SUSANTO

Analis: Volatilitas Rupiah Mereda Akibat Penguatan Dolar AS Kian Terbatas

Ekonomi rupiah Kurs Rupiah Dolar AS
Antara • 11 Mei 2022 11:17
Jakarta: Analis Bank Mandiri Rully Arya menilai volatilitas nilai tukar rupiah agak mereda karena penguatan dolar Amerika Serikat (USD) semakin terbatas. Namun, para investor harus tetap waspada karena belum ada katalis positif signifikan yang membuat mata uang Garuda bertahan di area hijau.
 
"Tapi memang belum ada sentimen positif yang mendukung rupiah," kata Rully, dilansir dari Antara, Rabu, 11 Mei 2022.
 
Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi menguat seiring meredanya volatilitas di pasar uang akibat pengetatan moneter bank sentral AS, Fed. Rupiah pagi ini bergerak menguat 28 poin atau 0,19 persen ke posisi Rp14.527 per USD dibandingkan dengan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.555 per USD.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Rully, penguatan dolar AS selama sebulan terakhir sudah cukup signifikan. Kendati demikian pergerakan rupiah masih akan dibayangi oleh ekspektasi kenaikan suku bunga acuan yang lebih agresif oleh The Fed.
 
Setelah The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin minggu lalu yang merupakan kenaikan terbesar dalam 22 tahun, investor telah mencoba untuk menilai seberapa agresif bank sentral akan menaikkan suku bunga.
 
Ekspektasi sepenuhnya diperhitungkan untuk kenaikan lain setidaknya 50 basis poin pada pertemuan bank sentral Juni, menurut Alat FedWatch CME. Beberapa pejabat The Fed pada Selasa, 10 Mei juga menggemakan perlunya kenaikan 50 basis poin pada pertemuan berikutnya
 
Secara teknikal, Rully memperkirakan rupiah akan bergerak melemah ke kisaran Rp14.522 per USD hingga Rp14.576 per USD. Pada Selasa, 10 Mei, rupiah ditutup menguat 18 poin atau 0,12 persen ke posisi Rp14.555 per USD dibandingkan dengan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.573 per USD.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif