Ilustrasi. Foto: Antara/Aprilio Akbar
Ilustrasi. Foto: Antara/Aprilio Akbar

Laba Sentral Mitra Informatika Naik 12% di Masa Pandemi

Ekonomi emiten
Husen Miftahudin • 30 Juli 2020 15:31
Jakarta: PT Sentral Mitra Informatika Tbk (LUCK) berhasil meraup laba bersih sebesar Rp4,3 miliar per 30 Juni 2020. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 12 persen bila dibandingkan dengan periode sama tahun lalu yang tercatat Rp3,7 miliar.
 
Direktur sekaligus Corporate Secretary LUCK Teddy Pohan mengungkapkan perseroan juga berhasil membukukan total pendapatan sebesar Rp62,8 milliar. Angka ini naik 30 persen dari pendapatan periode yang sama tahun lalu yang mencatat sebesar Rp48,3 milliar.
 
"Performance positif LUCK lainnya yakni dari sisi arus kas. Perseroan mampu membiayai operasional tanpa harus mendapatkan utang dari pihak ketiga, current ratio berada pada posisi 400 persen sehingga perseroan sangat likuid dan prudent dalam mengelola keuangan," ujar Teddy dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 30 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meskipun baru melantai di bursa (IPO) pada November 2018 lalu, sebut Teddy, perseroan telah membagikan dividen pada tahun buku fiskal yang pertama sejak IPO, yakni sebesar Rp5 per lembar saham. Karenanya, emiten teknologi informasi dan jasa solusi management ini termasuk satu dari 15 emiten yang membagikan dividen, dari sekitar 112 emiten yang IPO pada kurun 2018-2019.
 
Teddy menjelaskan, pada saat IPO ekuitas perseroan sebesar Rp72,59 miliar. Posisi per Juni 2020 setelah pembagian dividen, kekayaan bersih pemegang saham meningkat 1,85 kali dalam kurun waktu dua tahun menjadi Rp134,66 miliar.
 
Ia mengklaim peningkatan kinerja perseroan tersebut tidak lepas dari peran strategi otomasi dan efisiensi sistem operasi yang dilakukan sepanjang 2020. Perseroan juga senantiasa selalu menjaga prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG), baik transparency, accountability, responsibility, independency, dan fairness.
 
"Kinerja keuangan semester pertama 2020 juga menunjukkan bahwa perseroan dalam kondisi sehat dengan likuiditas yang terjaga sehingga dapat mempertahankan going concern perseroan," lanjut Teddy.
 
Dengan demikian, perseroan optimistis terhadap prospek kinerja perseroan pada sisa tahun ini. Hal ini terlihat dari kinerja penjualan dan laba bersih yang meningkat sampai semester pertama tahun ini.
 
"Perseroan akan melakukan continuous improvement melalui otomasi dan efisiensi sistem operasi dalam beradaptasi dengan lingkungan bisnis pada masa pandemi covid-19 saat ini. Sehingga setelah pandemi wabah ini berakhir, kinerja perseroan akan menjadi lebih baik," pungkas Teddy.
 

(DEV)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif