NEWSTICKER
Ilustrasi - - Dok.MI
Ilustrasi - - Dok.MI

OJK: Bekerja dari Rumah Bentuk Mitigasi Penyebaran Korona

Ekonomi ojk Virus Korona
Medcom • 18 Maret 2020 17:34
Jakarta: Lebih dari 70 persen pegawai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerja dari rumah. Kebijakan ini diambil untuk membantu pemerintah menekan angka penyebaran virus korona.
 
"Pegawai yang bekerja dari rumah diwajibkan tidak keluar rumah dan tetap menyelesaikan pekerjaan dengan memanfaatkan teknologi informasi," ujar Deputi Komisioner Humas dan Logistik OJK Anto Prabowo dalam keterangannya, Jakarta, Rabu, 18 Maret 2020.
 
Anto menegatakan kebijakan ini juga sebagai bentuk mitigasi penyebaran virus korona yang berdampak kepada kesehatan masyarakat dan berpengaruh terhadap perekonomian global maupun nasional.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk penerapan kerja dari rumah kepada pegawai industri jasa keuangan, OJK menyerahkan ke masing-masing lembaga jasa keuangan, self regulatory organization di pasar modal, dan lembaga penunjang profesi di industri jasa keuangan.
 
"Pelaksanaan tugas pengaturan dan pengawasan industri jasa keuangan dilakukan dengan meminimalirsir kontak langsung melalui pemanfaatan teknologi informasi seperti video/call conference," ujar dia.
 
Baca: OJK Hentikan Sementara Layanan Konsumen Kunjungan Langsung
 
OJK, jelas dia, juga meniadakan layanan kunjungan langsung. Layanan informasi dan Pengaduan Konsumen Keuangan OJK masih dapat diakses melalui telepon ke 157, email ke konsumen@ojk.go.id, dan whatsapp ke 081157157157. Permintaan informasi debitur (SLIK) juga bisa dilakukan dengan cara online melalui: https://konsumen.ojk.go.id/MinisiteDPLK/Registrasi.
 
"OJK akan mengevaluasi kondisi tersebut diatas dan terus berkoordinasi dengan Pemerintah dan otoritas lainnya termasuk implikasinya terhadap perekonomian nasional," kata Anto.
 

(AZF)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif