Ilustrasi. Foto: Dok.MI
Ilustrasi. Foto: Dok.MI

Angka Covid-19 Masih akan Hantui Gerak Pasar Saham

Ekonomi IHSG Saham PSBB
Annisa ayu artanti • 11 Oktober 2020 18:24
Jakarta: Pergerakan pasar saham global masih dipengaruhi oleh jumlah kasus covid-19. Bahkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan depan diprediksi cenderung melemah.
 
Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa daerah di Indonesia dinilai tidak memberikan dampak signifikan terhadap penekanan angka kasus covid-19 sehingga sebaiknya dicabut.
 
"IHSG berpeluang konsolidasi melemah dengan support di level 5.001 sampai 4.881 dan resistance di level 5.099 sampai 5.187," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu, 11 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, pasar dalam negeri juga mencermati dampak dari pengesahan Omnibus Law yang menuai pro dan kontra. Namun, Hans bilang aksi penolakan Omnibus Law Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja yang berlangsung anarkis tidak membuat pelaku pasar panik.
 
"Pasar saham tetap positif karena biasa demo berlangsung pendek dan tidak punya pengaruh besar pada perekonomian," ucapnya.
 
Justri, lanjut Hans, yang membuat khawatir investor adalah aksi demo yang dilakukan pada pandemi covid-19 yang akan menyebabkan klaster baru penyebaran virus covid 19.
 
"Kami perkirakan akan terjadi lonjakan kasus positif covid-19 satu minggu setelah demo yang terjadi. Pemerintah perlu bertindak tegas dengan menindak segala bentuk demo anarkis dan terjadi pelanggaran protokol kesehatan untuk menekan peningkatan kasus covid-19," tuturnya.
 
Sementara faktor eksternal yang mempengaruhi gerak pasar saham Tanah Air adalah perkembangan politik di Amerika Serikat.
 
"Pasar mencerna dengan seksama perkembangan politik di Amerika Serikat," pungkasnya.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif