Ilustrasi Bank BNI - - Foto: Antara/ Fanny Octavianus
Ilustrasi Bank BNI - - Foto: Antara/ Fanny Octavianus

Kredit Macet BNI Diproyeksi Capai 4,5%

Ekonomi bni Kredit Virus Korona
Annisa ayu artanti • 28 Agustus 2020 17:34
Jakarta: PT Bank Negara Indonesia Tbk menaksir rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) akan meningkat mencapai 4,5 persen hingga akhir 2020.
 
Vice President Investor Relation BNI Roekma Hariadji mengatakan proyeksi peningkatan NPL tersebut sudah memperhitungkan skenario perusahaan, termasuk upaya restrukturisasi. Pada Juni 2020, BNI mencatat NPL sebesar tiga persen dan mencapai 3,1 persen di Juli.
 
"Pada akhir tahun manajemen kita memproyeksikan dengan berbagai macam skenario 4,5 persen itu angka batasan," kata Roekma dalam Public Expose Live 2020, Jumat, 28 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Roekma menjelaskan pada kondisi normal BNI mampu menjaga NPL pada level 2,3-2,4 persen. Namun,  akun-akun rekening yang ternyata telah bermasalah sebelum covid-19 diproyeksikan mengerek kembali rasio kredit bermasalah.
 
"NPL yang kami proyeksikan terjadi di 2020 ini merupakan kontribusi dari rekening-rekening yang memang sebelum covid sudah dalam kondisi stres. Itu adalah yang utama," jelasnya.
 
BNI telah merestrukturisasi kredit debitur yang terdampak pandemi covid-19 hingga Juni 2020 sebesar Rp119,3 triliun. Jumlah restrukturisasi ini sebesar 21,9 persen dari total kredit.  

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif