Foto: Medcom.id/Desi Angriani.
Foto: Medcom.id/Desi Angriani.

IHSG Tertekan di Akhir Pekan

Ekonomi IHSG Saham
Ade Hapsari Lestarini • 13 November 2020 09:24
Jakarta: Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan pagi ini berada di zona merah. Pelemahan ini mengikuti jebloknya bursa saham global.
 
Pantauan Medcom.id, Jumat, 13 November 2020, gerak IHSG melemah 2,03 poin ke posisi 5.456 pada pukul 09.18 WIB. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 0,58 poin atau 0,1 persen ke posisi 866.
 
Pagi ini beberapa sektor juga terseret pelemahan IHSG. Sektor infrastruktur dan manufaktur menjadi yang paling lemah. Sementara sektor perkebunan dan keuangan menjadi yang paling tinggi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christopher mengatakan secara teknikal candlestick membentuk lower high dan lower low dengan volume tinggi dan indicator stochastic membentuk deadcross. Inimengindikasikan potensi melanjutkan pelemahan.
 
Hari ini indeks diprediksi akan diperdagangkan di level support 5.418-5.438 dan resistance 5.489-5.520.
 
"IHSG diprediksi melemah. Pergerakan minim sentimen dari data perekonomian menjelang akhir pekan," kata Dennies dalam riset harian, Jumat, 13 November 2020.
 
Ia menjelaskan, bursa Indonesia diprediksi melemah hari ini juga karena mengikuti pergerakan indeks global. Bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah.
 
Indeks Dow Jones ditutup di level 29.080,17 melemah 1,08 persen, Nasdaq ditutup ke level 11.709,59 terkontraksi 0,65 persen, dan S&P 500 ditutup 3.537,01 melemah satu persen.
 
Penurunan indeks negeri Paman Sam tersebut dihantui oleh kasus covid-19 yang meningkat tinggi, sedangkan jumlah rumah sakit sudah mendekati kapasitas penuh. Rata-rata kasus harian meningkat setidaknya lima persen dari minggu lalu.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif