Foto: Grafis Medcom.id
Foto: Grafis Medcom.id

Siloam International Cetak Pendapatan Rp7,02 Triliun

Ekonomi siloam international hospital
Ade Hapsari Lestarini • 09 Juni 2020 17:01
Jakarta: PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) mencatat kenaikan pendapatan sebesar 17,79 persen hingga Rp7,02 triliun di 2019. Angka ini naik signifikan dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp5,96 triliun.
 
Emiten rumah sakit dengan jaringan terbesar di Indonesia itu juga mencatat kenaikan underlying net profit sebesar 251 persen dari 2018 menjadi Rp92 miliar di 2019. Underlying EBITDA emiten Siloam juga naik sebesar 26,2 persen.
 
Tahun lalu, kinerja Siloam mencatatkan kembali pertumbuhan positif, didorong dengan peningkatan pendapatan di samping pembukaan RS baru di beberapa wilayah Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Analis pasar saham Sukarno Alatas menilai kinerja positif di tahun lalu sejalan dengan data historis perseroan. Dalam lima tahun, SILO terus mencatatkan kinerja positif. "Secara histori lima tahun kinerja SILO selalu mencatatkan pertumbuhan positif dari sisi revenue," ujar Sukarno, Selasa, 9 Juni 2020.
 
Menurut dia secara prospek ke depannya masih menjanjikan karena perusahaan mempunyai kemampuan menciptakan recurring income yang stabil, dan informasi terbaru dari perusahaan bahwa ke depannya akan fokus pada aspek profitabilitas dari berbagai fasilitas kesehatan yang dimilikinya.
 
Dia menambahkan bagi pelaku pasar khususnya investor lokal, dalam menentukan posisi SILO ini bisa dilihat valuasinya, pergerakan foreign flow dan tren harga. Bagi mereka yang memiliki horison investasi jangka panjang bisa masuk untuk mengoleksi, mengingat dari sisi harga sudah lumayan terdiskon namun dengan tetap melihat arah indeks.
 
Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji menambahkan dalam jangka panjang, emiten kesehatan secara kinerja akan tetap positif karena permintaan terhadap sektor kesehatan pasti meningkat.
 
"Dari sisi peluang tumbuh positif karena permintaan terhadap sektor kesehatan terus meningkat," ujar Nafan.
 
Wakil Presiden Direktur Siloam Hospitals Grup Caroline Riady sebelumnya menjelaskan capaian positif tersebut mengonfirmasi strategi bisnis perusahaan yang mengalami rebound kuat selama satu bulan terakhir. "Ke depannya, Siloam akan fokus pada peningkatan kualitas layanan kesehatan dan profitabilitas rumah sakit," ujar Caroline.
 
Dia menambahkan Siloam memiliki arus kas yang kuat selama 2019. Arus kas operasi meningkat 220 persen menjadi Rp652 miliar, sementara arus kas bebas tercatat positif Rp184 miliar dibandingkan sebelumnya yang negatif Rp595 miliar. Total uang tunai pada Desember 2019 menjadi Rp314 miliar, meningkat 45 persen dibandingkan tahun lalu sebesar Rp216 miliar.
 
(AHL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif