Foto: dok MI.
Foto: dok MI.

IHSG Diprediksi Menguat Terbatas

Ekonomi IHSG
Annisa ayu artanti • 09 Juli 2020 09:50
Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi cenderung menguat terbatas. Pergerakan masih dibayangi tingginya kasus harian covid-19 dan masih minimnya sentimen.
 
Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper memperkirakan IHSG diperdagangkan di level support 4.952-5.014 dan resistance 5.109-5.142. "IHSG diprediksi menguat terbatas," sebut Dennies, seperti dikutip dari riset hariannya, Kamis, 9 Juli 2020.
 
Adapun penguatan tersebut mengikuti tren kenaikan yang terjadi pada bursa saham global. Pelaku pasar sedikit mengesampingkan data kasus covid-19 yang secara global hampir menyentuh angka 12 juta. Ia menambahkan bursa Amerika Serikat ditutup menguat dengan indeks Dow Jones ditutup menguat 0,68 persen, Nasdaq ditutup menguat 1,14 persen, dan S&P menguat 0,78 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bursa saham AS ditutup menguat dengan index Nasdaq mencatatkan rekor tertingginya. Investor bertaruh pada data ekonomi yang diduga membaik yaitu klaim pengangguran yang akan diumumkan pada hari kamis ini. Pada minggu ini, ekspektasi penambahan klaim hanya sebanyak 1,39 juta pekerja menandakan perlambatan penambahan jumlah klaim pengangguran.
 
Namun, menurutnya, investor juga menanti data pengangguran secara persentase terhadap tenaga kerja yang dipublikasikan pada Jumat ini. Sementara untuk bursa Asia dibuka menguat. Investor menanti data konsumen dan inflasi dari Tiongkok yang diduga akan membaik.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat berakhir lebih tinggi pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Penguatan didukung oleh kenaikan dari nama-nama besar saham teknologi, meski tidak ditampik pandemi covid-19 masih memberikan tekanan terhadap gerak pasar saham Wall Street.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 177,10 poin atau 0,68 persen menjadi 26.067,28. Sedangkan S&P 500 naik sebanyak 24,62 poin atau 0,78 persen menjadi 3.169,94. Kemudian indeks Komposit Nasdaq meningkat 148,61 poin atau 1,44 persen menjadi 10.492,50.
 
Saham raksasa teknologi AS, disebut kelompok FAANG yang terdiri dari Facebook, Apple, Amazon, Netflix, dan Google-parent Alphabet, semuanya ditutup lebih tinggi. Sebanyak enam dari 11 sektor utama S&P 500 menguat, dengan saham teknologi naik 1,6 persen, memimpin kenaikan.
 

(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif