Maskapai Garuda Indonesia - - Foto: MI/ Panca Syurkani
Maskapai Garuda Indonesia - - Foto: MI/ Panca Syurkani

Penerbitan Obligasi Rp8,5 Triliun Disetujui, Saham Garuda Langsung Meroket

Ekonomi Garuda Indonesia Saham obligasi
Annisa ayu artanti • 20 November 2020 14:46
Jakarta: Saham emiten PT Garuda Indonesia Tbk terbang ke zona hijau seiring disetujuinya penerbitan obligasi wajib konversi atau mandatory convertible bond (MCB) sebanyak Rp8,5 triliun. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) itu, juga disepakati perombakan struktur direksi perusahaan.  
 
Mengutip data RTI, Jumat, 20 November 2020, saham emiten berkode GIAA ini menguat 2,05 persen atau delapan poin dari penutupan perdagangan kemarin ke level Rp398 per saham.
 
Nilai transaksi saham Garuda hari ini sebanyak Rp96,5 miliar dengan volume saham 239,5 juta. Adapun jumlah kapitalisasi pasar GIAA mencapai Rp10,3 triliun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tak hanya saham GIAA, saham anak usahanya yakni PT GMF Aeroasia Tbk (GMFI) juga bergerak di zona hijau sebelum penutupan perdagangan sesi satu.

 
Namun pada penutupan perdagangan, saham tersebut kembali ke zona merah alias melemah satu persen atau satu poin ke level Rp99 per saham.
 
Nilai transaksi GMFI hingga berakhirnya perdagangan sesi satu ini adalah Rp8 miliar dengan volume saham yang diperdagangkan di Rp78,76 juta.
 
Dalam sebulan terakhir performa saham Garuda Indonesia telah membaik yakni positif 65,83 persen. Sementara untuk tiga bulan terakhir positif 55,47 persen.  

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif