Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti

Listing Perdana, Saham PLAN Melesat 9,82%

Ekonomi IHSG Emiten BEI pasar modal ipo
Annisa ayu artanti • 15 September 2020 09:57
Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mencatat ada penambahan jumlah perusahaan yang melantai di pasar modal melalui mekanisme pelepasan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO). Pagi ini PT Planet Properindo Jaya Tbk resmi melakukan IPO.
 
Emiten dengan kode saham PLAN ini melepas 267,85 juta saham atau setara 30 persen dari modal disetor dan ditempatkan dengan harga Rp112 per saham. Berdasarkan data RTI, saat perdana listing saham PLAN melonjak 9,82 persen atau 11 poin ke lever Rp123 per saham. Saham PLAN ditransaksikan sebanyak satu kali dan volume satu lot.
 
Direktur Utama PLAN Antonyo Tanujaya menjelaskan langkah perusahaan masuk ke bursa melalui IPO adalah bagian dari strategi meningkatkan kapasitas pendanaan perusahaan, tata kelola, dan pengembangan bisnis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengklaim kinerja perusahaan yang bergerak di bidang properti, akomodasi, dan manajemen perhotelan sampai 2019 masih mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang positif. Perusahaan memproyeksikan dapat memperoleh dana segar Rp30 miliar dari aksi IPO ini.
 
"Utamanya sekitar 20 persen akan digunakan untuk modal kerja dan pengembangan yang bergerak di bidang hotel manajemen dan selanjutnya 80 persen digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan interior hotel yang terletak di area Kelapa Gading," jelas dia, dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 15 September 2020.
 
Meskipun pada saat pandemi sektor pariwisata menjadi salah satu sektor terpukul, ia memprediksi, sektor tersebut tidak akan mati. Ia membeberkan pertumbuhan PDB pariwisata di atas rata-rata industri dengan spending USD1 juta atau PDB 170 persen, tertinggi di industri.
 
Selain itu, sektor pariwisata merupakan penyumbang 9,8 juta lapangan pekerjaan, atau sebesar 4,8 persen. "Sektor pariwisata nasional kini menjadi primadona baru bagi pembangunan nasional," pungkasnya.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif