Foto: Grafis Medcom.id
Foto: Grafis Medcom.id

Obligasi BTN Kelebihan Permintaan 1,8 Kali

Ekonomi BTN
Ade Hapsari Lestarini • 12 Agustus 2020 06:42
Jakarta: PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mencatat kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 1,8 kali pada Obligasi Berkelanjutan IV BTN Tahap I Tahun 2020. Adapun penawaran awal (bookbuilding) telah dilakukan pada 10-23 Juli 2020.
 
Perseroan mencatat penawaran yang masuk mencapai Rp2,78 triliun untuk obligasi berkelanjutan dengan nilai pokok sebesar Rp1,5 triliun.Kelebihan permintaan tersebut menjadi sinyal positif bagi perseroan di tengah pandemi covid-19. Dana hasil penawaran akan digunakan untuk memperkuat ekspansi bisnis perseroan.
 
"Di tengah pandemi ini, oversubscribed menjadi sinyal positif bagi BTN karena membuktikan kepercayaan investor masih tinggi terhadap kinerja bisnis kami," ungkap Direktur Finance, Planning, and Treasury BTN Nixon LP Napitupulu dalam keterangan resminya, Rabu, 12 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Obligasi tersebut ditawarkan dalam tiga seri. Dia merinci obligasi Seri A bertenor 370 hari dengan kupon 6,75 persen sebesar Rp577 miliar, Seri B bertenor tiga tahun dengan kupon 7,80 persen sebesar Rp727 miliar, dan Seri C bertenor lima tahun dengan kupon 8,40 persen sebesar Rp196 miliar.
 
Penawaran umum obligasi tersebut direncanakan berlangsung pada 13 Agustus 2020. Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap I Tahun 2020 ini juga akan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan diperdagangkan di pasar sekunder pada 24 Agustus 2020.
 
Adapun dana segar yang terkumpul dari penerbitan surat utang tersebut nantinya akan digunakan untuk memperkuat ekspansi pembiayaan perumahan. "Tentunya hal ini juga sejalan dengan upaya kami mendukung Program Satu Juta Rumah milik pemerintah yang bertujuan menyediakan rumah murah dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia," tutur Nixon.
 
Dia menambahkan, untuk mendukung penerbitan obligasi ini, BTN menunjuk empat perusahaan penjamin emisi, yaitu Mandiri Sekuritas, Danareksa Sekuritas, Indopremier Sekuritas, dan CIMB Niaga Sekuritas. Obligasi ini memperoleh peringkat AA+ (double A plus) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
 
(AHL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif