NEWSTICKER
Ilustrasi. Foto: MI/BARY FATHAHILAH
Ilustrasi. Foto: MI/BARY FATHAHILAH

Rupiah dan IHSG Kian Tertekan

Ekonomi rupiah melemah kurs rupiah
Nia Deviyana • 23 Maret 2020 16:55
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan perdagangan Senin, 23 Maret 2020 berada di level Rp16.575 per USD. Rupiah terpuruk 615 poin atau 3,85 persen dari pembukaan perdagangan di level Rp15.975 per USD.
 
Mengutip Bloomberg, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp15.975 per USD hingga Rp16.625 per USD.
 
Sementara itu, Yahoo Finance mencatat mata uang Garuda dibuka di posisi Rp16.550 per USD.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sedangkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor) menunjukkan posisi rupiah berada di level Rp16.608 per USD.
 
Di sisi lain, Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) berada di level 3.989,5 pada penutupan perdagangan. IHSG tergelincir 205,4 poin atau 4,9 persen dari pembukaan perdagangan di level 4.194,9.
 
Melansir RTI, sebanyak 68 saham menguat, 332 saham melemah, dan 112 saham stagnan.
 
Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan pelemahan rupiah akhir-akhir ini karena mekanisme pasar yaitu kondisi global serta Tanah Air terhadap penyebaran serta penanganan virus korona (covid-19).
 
"Pelemahan rupiah ini kan mekanisme pasar," kata Bhima kepada Medcom.id, Senin, 23 Maret 2020.
 
Bhima menjelaskan, akhir-akhir ini aksi jual di bursa saham oleh investor asing sangat besar. Seperti hari ini IHSG dibuka memerah dan bergerak melemah 4,07 persen ke level 4.023,65
 
"Ini disebabkan oleh dua sentimen, pertama gagalnya senat Amerika Serikat yang menolak stimulus Trump," sebut dia.
 
Lalu yang kedua, jumlah pasien yang terinfeksi covid-19 di Indonesia terus meningkat. Tercatat, saat ini jumlah pasien positif covid-19 sebanyak 514 orang. Sebanyak 29 orang dinyatakan sembuh dan 48 orang meninggal dunia.
 
"(Atas kondisi ini) Sehingga ada kekhawatiran lockdown dilakukan," ucapnya.
 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif