NEWSTICKER
Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)
Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)

Rupiah Tidak Melemah Sendirian

Ekonomi rupiah melemah kurs rupiah virus corona
Annisa ayu artanti • 19 Maret 2020 16:04
Jakarta: Pelemahan sejumlah mata uang terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hari ini terjadi di berbagai negara. Tak hanya rupiah, nilai tukar di beberapa negara khususnya di Asia juga terpukul penguatan dolar AS.
 
Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual menyebutkan, pelemahan terparah terjadi pada nilai tukar dolar Australia Rabu malam waktu setempat.
 
"Memang semuanya paling lemah terhadap USD," kata David kepada Medcom.id Kamis, 19 Maret 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berdasarkan data Blommberg yang dikutip Medcom.id, sekitar pukul 15.00 WIB, ringgit Malaysia melemah 0,81 persen, dolar Singapura melemah 0,33 persen, dolar Hong Kong melemah 0,01 persen, yen Jepang melemah 0,95 persen, Won Korea Selatan melemah 3,22 persen, rupiah melemah 4,32 persen, dolar Australia melemah 0,88 persen, dan renminbi Tiongkok melemah 0,59 persen.
 
Namun demikian, David masih optimistis rupiah tidak akan tersungkur terlalu dalam. Apalagi sampai menyentuh level Rp16 ribu per USD.
 
"Mau spekulasi di angka berapa pun agak susah. Kita memang belum melihat ada silver lightning. Tapi ini belum keliatannya," ucapnya.
 
David juga optimistis kondisi pelemahan nilai tukar mata uang Garuda ini akan mereda karena semua bank sentral di dunia, termasuk Bank Indonesia, pastinya membuat suatu kebijakan. Adapun satu kebijakan yang ditunggu pasar adalah seputar stimulus ditengah merebaknya virus korona (covid-19).
 

(DEV)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif