NEWSTICKER
Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO
Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO

IHSG Pagi 'Berlayar' di Zona Hijau

Ekonomi ihsg
Angga Bratadharma • 26 Maret 2020 09:09
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis pagi terlihat menghijau, seiring upaya yang terus menerus dilakukan pemerintah memerangi penyebaran pandemi virus korona di Tanah Air. Meski demikian, tetap perlu diwaspadai adanya potensi pembalikan arah mengingat covid-19 masih mengkhawatirkan.
 
IHSG Kamis, 26 Maret 2020, perdagangan pagi dibuka menguat sebanyak 87,95 poin atau setara 2,2 persen ke level 3.937. Sedangkan LQ45 terlihat sedang menanjak 17,06 poin atau setara 3,0 persen ke level 583 dan JII naik sebanyak 10,90 poin atau setara 2,8 persen ke level 404.
 
Pagi ini seluruh sektor kompak berbaris di area positif. Sektor konsumer terlihat menguat sebanyak 34,06 poin, sektor infrastruktur menanjak sebanyak 21,43 poin, sektor konsumer naik sebanyak 20,42 poin, sektor pertambangan melonjak 19,22 poin, dan sektor manufaktur naik 15,62 poin.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Volume perdagangan pagi tercatat sebanyak 434 juta lembar saham senilai Rp850 miliar. Sebanyak 165 saham terpantau menanjak, sebanyak 51 saham terlihat melemah, sebanyak 73 saham tidak berubah, dan sebanyak 510 saham tidak diperdagangkan.
 
Di sisi lain, saham-saham di Wall Street bervariasi pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Kondisi itu terjadi ketika para pelaku pasar mengantisipasi persetujuan paket stimulus besar-besaran untuk menopang ekonomi dari dampak virus korona yang menyebar cepat.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 495,64 poin atau 2,39 persen menjadi 21.200,55 poin. Indeks S&P 500 naik 28,23 poin atau 1,15 persen menjadi 2.475,56 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup turun 33,56 poin atau 0,45 persen menjadi 7.384,30 poin.
 
Sebanyak delapan dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan sektor industri melonjak 5,29 persen, melampaui sektor-sektor lainnya. Sementara sektor jasa komunikasi turun 1,59 persen, mewakili kelompok berkinerja terburuk.
 
Sementara itu, harga minyak mentah Amerika Serikat (AS) menetap lebih tinggi pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), didukung oleh kemajuan pada paket stimulus ekonomi AS yang tertunda, bahkan ketika data pemerintah menunjukkan pandemi virus korona mulai mengurangi permintaan bahan bakar AS minggu lalu.
 
Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei naik USD0,48 atau 2,0 persen menjadi USD24,49 per barel. Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Mei naik USD0,24 atau 0,9 persen menjadi USD27,39 per barel.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif