Ilustrasi. FOTO: Dok MI/PANCA SYURKANI
Ilustrasi. FOTO: Dok MI/PANCA SYURKANI

BI NTT Bina 10 UMKM untuk Tingkatkan Produksi

Ekonomi Bank Indonesia UMKM UMKM Indonesia
Antara • 10 November 2020 11:03
Kupang: Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) membina sebanyak 10 unit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan produksi sekaligus sebagai pengendali inflasi di wilayah itu. Sejauh ini, BI terus berupaya mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah dengan tetap menjaga inflasi.
 
"Upaya pembinaan terhadap UMKM dilakukan dengan pendekatan klaster yang sebagian di antaranya memproduksi komoditas penentu inflasi seperti, cabai, bawang merah, sapi, maupun kopi, dan tenun," katanya, dikutip dari Antara, Selasa, 10 November 2020.
 
UMKM yang dibina ini tersebar di antaranya dua UMKM klaster padi di Kabupaten Manggarai Barat, satu UMKM klaster kopi di Kabupaten Ngada, dua UMKM klaster kopi dan cabai di Kabupaten Sumba Barat Daya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, dua UMKM klaster bawang merah dan tenun di Kabuaten Belu serta tiga UMKM di Kabupaten Kupang di antaranya dua klaster sapi dan satu klaster bawang merah. "Sebagian besar komoditi yang diproduksi UMKM ini adalah penentu inflasi yang kami bina dalam upaya mengendalikan inflasi bekerja sama dengan TPID dan Satgas Pangan," tuturnya.
 
Upaya pembinaan yang dilakukan terkait sejumlah hal di antaranya peningkatan produktivitas, masuk pasar digital atau onboarding, serta akses pada pembiayaan.
 
Ariawan mengatakan, pihaknya memberikan perhatian serius pada pengembangan UMKM karena sektor ini berkontribusi terhadap usaha ekonomi di NTT mencapai hingga 99 persen dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 92 persen.
 
Oleh karena itu, selain 10 UMKM binaan BI NTT tersebut, pihaknya juga menghadirkan kelas daring secara gratis bagi UMKM agar tetap bertahan serta dibina untuk berwirausaha.
 
"Selain itu kami juga sudah punya lokal e-commerce untuk mendorong lebih dekat lagi antara produsen atau UMKM dengan konsumen sehingga mereka bisa bertransaksi lebih cepat dan di sana pembayaran secara elektronik," pungkasnya.

 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif