IHSG. Foto : MI.
IHSG. Foto : MI.

Investor Wait and See, IHSG akan Bergerak Flat

Ekonomi IHSG pasar modal
Annisa ayu artanti • 26 Oktober 2020 09:45
Jakarta: Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksikan bergerak flat karena investor banyak yang wait and see.
 
Tim riset Samuel Sekuritas Indonesia mengatakan pekan ini bursa hanya akan buka hanya dua hari dikarenakan adanya libur Maulid Nabi Muhammad dan cuti bersama pada 28-30 Oktober.
 
Di waktu perdagangan yang sedikit tersebut investor akan cenderung untuk melakukan wait and see. Investor akan memperhatikan rilis dari laporan keuangan kuartal III-2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk IHSG kami perkirakan akan bergerak flat dan investor melakukan aksi wait and see," katanya dalam riset harian, Senin, 26 Oktober 2020.
 
Selain itu, investor juga terus mencermati angka kasus covid-19 dalam negeri, yang terdapat kabar baik dari perkembangan harian kasus covid-19 yang sudah mulai melandai sejak satu bulan terakhir.
 
Pada Minggu kemarin jumlah kasus bertambah sebanyak 3.732 kasus dari sebelumnya pada Sabtu 4.070 kasus dengan total akumulasi kasus saat ini berjumlah 390 ribu kasus. Adapun, yang menjadi kabar baik adalah jumlah pertambahan pasien yang sembuh berjumlah 4.545 orang pada hari Minggu sedangkan pada Sabtu 4,119 orang dengan akumulasi pasien sembuh mencapai 313 ribu atau sekitar 80,5 persen.
 
Pemerintah DKI pun memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi hingga 8 November dengan catatan bisa memperketat Kembali PSBB apabila jumlah penambahan kasus baru semakin banyak.
 
Sementara itu, selama seminggu pasar Amerika Serikat secara mingguan bergerak melemah dengan -0,94 persen pada indeks Dow Jones, -0,52 persen pada S&P500, dan -1, 05 persen pada indeks Nasdaq. Menurutnya, dari pasar AS sendiri investor masih terlihat menanti kesepakatan stimulus fiskal dan hasil pemilu presiden.
 
"Perundingan stimulus antara Nancy Pelosi dan Steven Mnuchin yang masih berlangsung hingga saat ini nampaknya terindikasi belum akan cair sebelum pemilihan presiden pada 3 November 2020," pungkasnya.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif