Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Singapura Dominasi Realisasi Investasi di RI Sepanjang Tahun Ini

Ekonomi Singapura realisasi investasi Bahlil Lahadalia Kementerian Investasi Modal Asing
Eko Nordiansyah • 27 Oktober 2021 16:18
Jakarta: Kementerian Investasi/BKPM mencatat realisasi investasi dari Singapura merupakan yang paling tinggi sepanjang Januari hingga September 2021 ini. Tercatat realisasi investasi dari Singapura mencapai USD7,3 miliar atau 32 persen dari total investasi mengungguli Hong Kong dan Tiongkok yang ada di bawahnya.
 
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, realisasi investasi selama Januari hingga September 2021 sebesar Rp659,4 triliun terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) Rp331,7 triliun atau 50,3 persen dari total investasi dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tercatat Rp327,7 triliun atau 49,7 persen dari total investasi.
 
"Akumulasi Januari-September,  FDI (PMA) masih tetap menjadi penyeimbang dan tumbuh year on year 9,9 persen dan PMDN itu 49,7 persen atau tumbuh 5,8 persen. Jadi ini tumbuh semua," kata dia dalam video conference, Rabu, 27 Oktober 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, realisasi investasi dari Hong Kong sepanjang tahun ini tercatat sebesar USD3,1 miliar atau 13,8 persen dari total investasi, disusul Tiongkok sebesar USD2,3 miliar atau 10 persen, Jepang sebesar USD1,8 miliar atau 7,7 persen, dan Belanda yang juga masuk lima besar dengan realisasi investasi USD1,5 miliar atau 6,7 persen.
 
Khusus untuk kuartal III-2021, realisasi investasi asal Singapura juga merupakan yang paling besar mencapai USD2,6 miliar atau 36,2 persen dari total investasi. Kemudian diikuti Hong Kong USD852,9 juta atau 12 persen, Jepang USD715 juta atau 10,1 persen, Tiongkok USD595,6 juta atau 8,4 persen, dan Amerika Serikat USD509,9 juta atau 7,2 persen.
 
Ia menambahkan, masuknya AS sebagai negara lima besar realisasi investasi ini merupakan hal yang cukup menarik karena pada dua kuartal sebelumnya selalu negara Eropa yang masuk lima besar realisasi investasi di Indonesia. Bahlil menyebut, hal ini bisa berdampak positif terhadap upaya mendorong realisasi investasi di Indonesia.
 
"Di kuartal I dan kuartal II yang masuk lima besar Eropa, di kuartal I itu Swiss dan kuartal II Belanda. Dan di kuartal III ini AS mulai masuk. Semakin bagus kompetisi dari belahan dunia masuk ke Indonesia, sekain paten barang ini. Kita doakan dengan implementasi UU Cipta Kerja memberikan dampak positif ke realisasi investasi," pungkas Bahlil.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif