IHSG. Foto : MI/Usman.
IHSG. Foto : MI/Usman.

Secara Teknikal, IHSG Masih Belum Alami Downtrend

Ekonomi IHSG Amerika Serikat rupiah suku bunga The Fed Pasar Saham
Arif Wicaksono • 24 Januari 2022 09:17
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa mendapatkan tekanan dari tren pelemahan Wall Street. Meskipun mendapat tekanan, IHSG belum membentuk downtrend.
 
Wall Street terus melemah hingga akhir pekan lalu 21 Januari 2022, dengan indeks S&P500 dan Nasdaq mencatat penurunan mingguan terbesar sejak Maret 2020. Rotasi keluar dari saham-saham teknologi terus berlangsung, dipimpin oleh saham Netflix yang anjlok 21,7 persen.
 
NH Korindo Sekuritas mengatakan fokus investor akan tertuju pada rapat The Fed yang dijadwalkan pekan ini untuk melihat arah kebijakan moneter. Investor masih melihat ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed yang memberikan tekanan pada pasar saham di awal tahun ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Secara teknikal, pergerakan IHSG berpeluang untuk menguji level tertinggi baru dengan proyeksi rentang di 6.700-6.820," kata NH Korindo dalam risetnya, Senin, 24 Januari 2022.
 
Analis Teknikal Mirae Sekuritas Tasrul mengatakan IHSG diperkirakan akan diperdagangkan dalam kisaran 6,687-6,738. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized naik terbatas.
 
"Pada periode weekly indikator MFI optimized akan menguji support trendline dan indikator RSI optimized mulai bergerak naik. Daily support di 6.687 dan daily resistance di 6.738. Cut loss level di 6,640," kata dia dalam risetnya, Senin, 24 Januari 2022.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif