Ilustrasi. FOTO: MI/SUSANTO
Ilustrasi. FOTO: MI/SUSANTO

Rupiah Sukses Gasak Dolar AS

Ekonomi kurs rupiah
Angga Bratadharma • 03 Juni 2020 09:38
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Rabu pagi tercatat menguat dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp14.415 per USD. Mata uang Garuda berhasil menghempas mata uang Paman Sam usai investor melihat ada peluang ekonomi global kembali pulih.
 
Mengutip Bloomberg, Rabu, 3 Juni 2020, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka menanjak ke Rp14.232 per USD. Pagi ini nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp14.220 hingga Rp14.232 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.009 per USD.
 
Di sisi lain, kurs dolar AS tergelincir di akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Pelemahan terjadi karena selera risiko meningkat di tengah harapan adanya pemulihan ekonomi global yang akhirnya menekan permintaan untuk mata uang safe haven.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,16 persen menjadi 97,6758. Pada akhir perdagangan New York pada Selasa, euro naik menjadi USD1,1171 dari USD1,1132 di sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2541 dari USD1,2493 di sesi sebelumnya.
 
Dolar Australia naik menjadi USD0,6887 dibandingkan dengan USD0,6798. Dolar AS membeli 108,71 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 107,59 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9621 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9617 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3515 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3577 dolar Kanada.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat berakhir lebih tinggi pada perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Penguatan dapat terjadi karena Wall Street menimbang kemungkinan menormalkan kembali kegiatan ekonomi di AS meski sedang terjadi kerusuhan sipil.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 267,63 poin atau 1,05 persen menjadi 25.742,65. Sedangkan S&P 500 naik 25,09 poin atau 0,82 persen menjadi 3.080,82. Sementara indeks Komposit Nasdaq meningkat sebanyak 56,33 poin atau 0,59 persen menjadi 9.608,37.
 
Semua 11 sektor utama S&P 500 mengalami reli, dengan sektor energi dan material masing-masing naik 2,65 persen dan 1,76 persen. Sedangkan protes dan kerusuhan berlanjut di kota-kota di seluruh Amerika Serikat atas kematian orang Afrika-Amerika, George Floyd.
 
Investor memantau dengan seksama bahwa kerusuhan nasional akan menjadi kombinasi yang dapat menyebabkan ekonomi tertekan. Tentu investor berharap pemulihan ekonomi bisa segera terjadi dan nantinya memberi efek positif terhadap gerak pasar saham.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif