Ilustrasi Bitcoin - - Foto: AFP/ Jack Guez
Ilustrasi Bitcoin - - Foto: AFP/ Jack Guez

Investasi Bitcoin Diprediksi Terus Meroket di Tengah Covid-19

Ekonomi bitcoin cryptocurrency
Husen Miftahudin • 23 April 2020 17:19
Jakarta: Investasi bitcoin diproyeksi bakal terus mengalami peningkatan di tengah meluasnya penyebaran pandemi virus korona (covid-19). Sebab aset kripto tersebut tak terpengaruh secara langsung terhadap kebijakan pemerintah maupun faktor global.
 
CEO Indodax Oscar Darmawan menyebutkan saat ini justru menjadi waktu yang tepat untuk berinvestasi di bitcoin. Pasalnya bitcoin menjadi jenis investasi yang mampu bertahan di tengah pandemi karena harganya hanya dipengaruhi oleh supply dan demand, sementara suplainya sangat terbatas.
 
Hal ini sejalan dengan analisa Bloomberg yang menyatakan investasi bitcoin sudah mulai memasuki fase bullish sebagaimana terjadi di 2017. Saat ini, kenaikan bitcoin cenderung jauh lebih wajar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Perdagangan yang sudah lebih dewasa dan menjamurnya pasar perdagangan berjangka jadi alasan pergerakan harga bitcoin tak seliar dulu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bitcoin benar-benar bertransformasi menjadi emas digital dan terbukti saat resesi seperti korona sekarang. Hanya aset berbasis bitcoin dan emas yang mampu bertahan dibandingkan aset lainnya yang berjatuhan secara drastis dan memerlukan bailout dari pemerintah," jelas Oscar dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 23 April 2020.
 
Adapun harga bitcoin pada perdagangan siang ini mengalami kenaikan menjadi Rp110 juta bila dibandingkan dengan harga di awal tahun yang bergerak di sekitar Rp90 juta. Sedangkan produk investasi lainnya masih belum pulih karena terdampak covid-19.
 
Oscar memperkirakan harga bitcoin masih akan peningkatan secara bertahap dalam jangka panjang. Hal tersebut lantaran adanya momen halving day tahun ini dimana supply bitcoin akan dikurangi sehingga akan meningkatkan harga bitcoin dalam jangka panjang dan bertahap.
 
"Jadi saya kira ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi bitcoin khususnya karena banyak platform investasi lain sedang mengalami penurunan cukup besar karena efek korona ini," ungkap Oscar.
 
Indodax merupakan startup teknologi finansial di bidang aset kripto dan blockchain seperti bitcoin, ethereum, ripple, dan lebih dari 60 aset kripto lainnya. Indodax menghadirkan aset kripto sebagai sarana investasi aset masa depan.
 
Indodax sudah memiliki dua juta member pada awal April 2020. Oscar mengakui dua juta member tersebut merupakan target tahunan perseroan untuk 2020 ini. Namun jumlah tersebut sudah tercapai di awal tahun ini.
 
Pada awal April lalu, lanjutnya, Indodax sudah mengeluarkan beberapa kebijakan yang mempermudah berinvestasi atau trading aset kripto. Salah satunya dengan membuka investasi mulai dari Rp10 ribu.
 
"Dengan berinvestasi mulai dari Rp10 ribu kita berharap setiap orang jadi makin mudah untuk dapat mulai berinvestasi sekarang. Serta untuk menjangkau investor atau trader pemula dan yang ingin coba-coba," jelas dia.
 
Indodax juga telah bekerja sama dengan payment gateway untuk lebih mudah menjangkau calon investor. Saat ini, investor atau trader bisa meletakkan deposit dengan membayar di gerai Alfamart seluruh Indonesia.
 
"Dengan program-program tersebut harapannya pemahaman masyarakat Indonesia tentang bitcoin dan aset kripto lainnya bisa meningkat, karena di Indonesia sekarang bitcoin sudah dianggap sebagai salah satu komoditas yang diakui. Kita berharap bitcoin bisa menjadi produk investasi 'zaman now' yang baik di Indonesia," tutup Oscar.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif