Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO
Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO

IHSG Diramal Melemah Akibat Aksi Ambil Untung

Ekonomi IHSG
Angga Bratadharma • 12 November 2020 08:50
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak melemah karena mengantisipasi terjadinya aksi ambil untung. Meski demikian, diharapkan katalis positif terus berdatangan guna mendongkrak IHSG kokoh di zona positif.
 
"Kami memperkirakan IHSG hari ini berpotensi bergerak melemah dengan antisipasi aksi ambil untung terhadap sektor-sektor yang telah menguat sepanjang minggu ini," ungkap Samuel Research Team, dikutip dari riset hariannya, Kamis, 12 November 2020.
 
Indeks EIDO melemah 0,55 persen dan IHSG Rabu ditutup menguat 0,85 persen menjadi 5.509 dengan pendorong saham PT Telekokumunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Astra International Tbk (ASII).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, pasar saham AS ditutup bervariasi. Kondisi itu terjadi karena saham teknologi mencoba untuk pulih dari kemunduran baru-baru ini, di tengah berita tentang adanya vaksin covid-19.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average turun sebanyak 23,29 poin atau 0,08 persen menjadi 29.397,63. Sedangkan S&P 500 naik sebanyak 27,13 poin atau 0,77 persen, menjadi 3.572,66. Kemudian indeks Komposit Nasdaq melonjak 232,57 poin atau 2,01 persen menjadi 11.786,43.
 
Sebanyak enam dari 11 sektor utama S&P 500 maju, dengan sektor teknologi ditutup 2,41 persen. Sedangkan sektor material tergelincir 1,37 persen, kelompok dengan kinerja terburuk. Sektor teknologi telah menderita kerugian besar selama dua sesi terakhir, karena adanya berita vaksin yang menjanjikan.
 
Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi, dengan enam dari 10 saham teratas menurut bobot dalam indeks 50 Tiongkok yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis.
 
Sementara itu, beli bersih asing pada pasar regular mencapai Rp2 triliun. Saham dengan nilai beli bersih asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BBRI (Rp687,7 miliar), TLKM (Rp557,8 miliar), dan BBCA (Rp479,1 miliar). Sementara jual bersih dicetak oleh TOWR (Rp191,2 miliar), ICBP (Rp60,7 miliar), dan TBIG (Rp59,5 miliar).
 
"Sepanjang minggu ini (Senin-Rabu), IHSG menguat disertai beli bersih asing Rp4,4 triliun pada pasar regular," ungkap Samuel Research Team.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif