Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO
Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO

Sepekan Berfluktuatif, Rupiah Cenderung Kokoh di Area Positif

Ekonomi Kurs Rupiah Berita Menarik Ekonomi Sepekan Berita Terpopuler Ekonomi
Angga Bratadharma • 28 November 2020 10:02
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan di sepanjang pekan ini terpantau bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat. Arus modal yang masuk ke dalam negeri ditambah stimulus dari fiskal dan moneter membuat mata uang Garuda kian tangguh berhadapan dengan USD.
 
Mengutip Bloomberg, Sabtu, 28 November 2020, nilai tukar rupiah pada awal pekan atau tepatnya Senin, 23 November, berada di level Rp14.149 per USD. Lalu pada Selasa, 24 November, mata uang Garuda melemah tipis ke posisi Rp14.155 per USD. Kemudian pada Rabu, 25 November, nilai tukar rupiah menguat ke level Rp14.144 per USD.
 
Sedangkan pada Kamis, 26 November, mata uang Garuda kembali menguat ke posisi Rp14.100 per USD. Lalu pada akhir pekan atau tepatnya Jumat, 27 November, mata uang Garuda melemah tipis ke posisi Rp14.118 per USD. Kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif memicu nilai tukar rupiah terus terapresiasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sisi lain, kurs dolar Amerika Serikat melemah pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), karena pelaku pasar terus mengukur implikasi dari melonjaknya infeksi covid-19 di beberapa negara ekonomi utama dunia. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,22 persen menjadi 91,8047.
 
Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1957 dari USD1,1915 pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris turun menjadi USD1,3304 dari USD1,3356 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7388 dari USD0,7362.
 
Sedangkan dolar AS dibeli 104,03 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 104,24 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9045 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9061 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2984 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3018 dolar Kanada.
 
Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat melonjak pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), dengan Nasdaq membukukan rekor baru. Penguatan terjadi usai Hari Thanksgiving dan di tengah berita positif tentang vaksin covid-19 yang menjadi harapan agar pandemi bisa segera berakhir.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 37,90 poin atau 0,13 persen, menjadi 29.910,37. S&P 500 naik 8,7 poin atau 0,24 persen menjadi 3.638,35. Indeks Komposit Nasdaq melonjak 111,44 poin atau 0,92 persen menjadi 12.205,85. Sebelumnya pada hari itu, Nasdaq mencapai tertinggi sepanjang masa di 12.236,23.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif