Investasi Bitcoin dn aset kripto lainnya semakin diminati oleh para investor. Foto: AFP
Investasi Bitcoin dn aset kripto lainnya semakin diminati oleh para investor. Foto: AFP

Kelola Dana Investasi Kripto, Langkah JP Morgan Bakal Diikuti Bank Lain

Ekonomi Bitcoin Perbankan cryptocurrency
Husen Miftahudin • 26 Juli 2021 14:53
Jakarta: JP Morgan Chase menjadi bank pertama yang mengelola dana investasi aset kripto. JP Morgan Chase telah mulai menawarkan investasi aset kripto, seperti bitcoin, kepada kliennya.
 
Para advisor bank mendapatkan akses ke manajemen investasi grayscale. Terdapat lima manajemen investasi yang mereka rekomendasikan yaitu, Bitcoin Trust, Bitcoin Cash Trust, Ethereum Trust, Ethereum Classic Grayscale, dan Bitcoin Trust Osprey Funds.
 
Menanggapi hal tersebut, CEO Indodax mengungkapkan langkah JP Morgan menjadi sejarah baru dalam dunia finansial dan perbankan. Bank terbesar di dunia itu telah menerima pengelolaan dana investasi aset kripto lantaran banyaknya permintaan dari nasabah atau klien dari bank itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"JP Morgan menjadi bank pertama yang mengelola investasi aset kripto. Ini merupakan sejarah baru dan akan menjadi perubahan besar," ujar Oscar dalam keterangan tertulisnya, Senin, 26 Juli 2021.
 
Oscar mengatakan warga Amerika Serikat (AS), khususnya nasabah JP Morgan, telah melihat Bitcoin sebagai aset. Hal ini juga diungkapkan oleh Kepala Manajemen Kekayaan JP Morgan, Mary Callahan Erdoes.
 
"Jadi, para nasabah AS sudah melihat aset kripto seperti bitcoin adalah aset, dan tidak bisa dipandang remeh. Inilah yang membuat nasabah atau klien JP Morgan banyak yang meminta produk investasi aset kripto di JP Morgan," paparnya.
 
Oscar menceritakan, pada mulanya JP Morgan adalah bank yang anti dengan kripto. CEO JP Morgan Jamie Dimon sempat menyatakan bahwa bitcoin adalah bentuk penipuan besar.
 
Namun demikian, hal itu telah dibantahnya belakangan ini. JP Morgan akhirnya justru ikut mempercayai bitcoin sebagai aset finansial yang baik sehingga ditawarkan kepada nasabahnya.
 
"Karena permintaan dari nasabah terhadap aset kripto terus berdatangan. Hingga akhirnya, JP Morgan menerima pengelolaan dana investasi dari klien ritelnya," ucap Oscar.
 
Menurut Oscar, langkah JP Morgan diyakini akan membuat banyak bank-bank lain yang bisa mengelola dana investasi berbentuk aset kripto. Tidak menutup kemungkinan, dua pesaingnya Goldman Sachs dan Morgan Stanley, akan melakukan hal yang sama.
 
"Morgan Stanley bisa saja lebih dulu karena bank itu telah mengajukan ke SEC (Otoritas Keuangan AS). Bahkan, bank di negara lain juga bisa jadi meniru langkah JP Morgan," tutur dia.
 
Oscar melanjutkan bahwa dengan langkah JP Morgan ini membuktikan bahwa aset kripto adalah teknologi dan produk keuangan yang tidak bisa dibendung. Karena aset kripto dibutuhkan oleh orang-orang mengingat fungsinya sebagai aset untuk menyimpan kekayaan.
 
Selain itu, aset kripto juga menggunakan teknologi blockchain yang merupakan teknologi mutakhir. "Orang Indonesia juga bisa membeli Bitcoin, Ethereum, dan aset kripto lain di Indodax. Karena aset kripto sudah diatur oleh pemerintah Indonesia," urai Oscar.
 
Hari ini, bitcoin dan ethereum melanjutkan reli kenaikan harga. Pagi ini, bitcoin menyentuh Rp561 juta dengan kenaikan harga mencapai 11 persen dalam waktu 24 jam. Pun demikian dengan ethereum yang juga telah melewati level harga Rp32 juta.
 
Kenaikan ini sudah terjadi semenjak tiga hari yang lalu. Event internasional The B Word Conference yang menghadirkan CEO Tesla Elon Musk dan CEO Twitter Jack Dorsey pada pekan lalu membuat harga bitcoin dan ethereum reli selama tiga hari berturut-turut.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif