NEWSTICKER
Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

BI: Kepanikan Global Mereda, IHSG Melesat

Ekonomi ihsg bank indonesia pasar saham virus corona
Husen Miftahudin • 26 Maret 2020 15:25
Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut kepanikan investor global mulai mereda imbas berbagai stimulus yang dikeluarkan pemerintah negara-negara anggota G20.
 
Paket-paket kebijakan moneter dan fiskal yang ditujukan untuk menghalau dampak krisis akibat virus korona (covid-19) itu membuat sentimen pasar keuangan Indonesia membaik.
 
Selain rupiah, pasar saham juga mengalami perbaikan. Ini ditandai dengan melesatnya laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini. Padahal sebelumnya laju saham domestik mengalami pelemahan cukup dalam.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami mencatat IHSG saat ini berada di sekitar 4.316 atau menguat 380 poin. Itu merupakan suatu penguatan yang cukup signifikan setelah seminggu lalu bahkan dua minggu terakhir mengalami tekanan-tekanan karena kepanikan pasar keuangan global," ujar Perry melalui telekonferensi dari kantor pusat Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis, 26 Maret 2020.
 
Pery melanjutkan sebagian besar saham-saham domestik menghijau pada perdagangan Kamis pagi. Artinya, sebut dia, mayoritas pergerakan saham mengalami perbaikan atau kenaikan harga.
 
"Ini menunjukkan kondisi-kondisi kepanikan global mereda, dan apa yang kita alami di pasar keuangan Indonesia tidak terpisah dari kondisi pasar keuangan global," ungkapnya.
 
Tak hanya rupiah dan IHSG yang menguat, pasar obligasi pun mengalami perbaikan signifikan. Bank sentral mencatat sejak Selasa hingga Kamis ini sejumlah investor asing melakukan pembelian SBN (Surat Berharga Negara), khususnya di pasar sekunder. Dampaknya, aliran modal asing yang 'pulang kampung' (capital outflow) mengalami penurunan.
 
"Capital outflow mengalami penurunan. Ini menunjukkan kondisi pasar keuangan, baik pasar valas (valuta asing), pasar saham, maupun pasar obligasi semakin membaik," klaim Perry.
 
Laju IHSG sejak perdagangan pagi terus menghijau. Kenaikan IHSG pada pukul 11.02 WIB merupakan kenaikan tertinggi, yakni mencapai 8,54 persen pada level 4.273,86.
 
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Bursa Efek Indonesia (BEI) Laksono Widodo mengatakan pergerakan positif IHSG mengikuti indeks dunia yang menunjukkan pola peningkatan.
 
Dia mengungkapkan indeks HSI menghijau, Dow Jones Index menguat 2,39 persen, indeks S&P 500 menguat 1,15 persen, serta FTSE 100 Index juga menguat 4,45 persen.
 
"Jadi kali ini IHSG mengikuti pola pergerakan indeks dunia yang ada sekarang," kata Laksono di Jakarta, Kamis, 26 Maret 2020.
 
Ia menjelaskan, kenaikan indeks dipicu oleh sentimen positif yang datang dari Amerika Serikat. Pemerintah Amerika sudah memberikan solusi pemberian insentif terhadap ekonominya.
 
"Selama kita tutup kemarin (Selasa waktu setempat), bursa bursa utama dunia mencatatkan kenaikan tajam, terutama di Amerika Serikat karena solusi pemberian insentif ekonominya sudah disetujui," jelasnya.
 
Pada penutupan perdagangan sesi pertama, IHSG terpantau menguat 378,79 poin atau setara 9,62 persen ke posisi 4.316. Sebanyak 294 saham menguat, 100 saham melemah, dan 107 saham stagnan.
 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif