BTN siapkan skenario kenormalan baru. Foto: Dok.MI
BTN siapkan skenario kenormalan baru. Foto: Dok.MI

Skenario BTN Hadapi Kenormalan Baru

Ekonomi btn Kenormalan Baru
Ade Hapsari Lestarini • 01 Juni 2020 20:22
Jakarta: PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) akan membuka seluruh kantor layanan mulai 2 Juni 2020 untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan dalam protokol kesehatan.
 
Sesuai dengan arahan Pemerintah terkait Antisipasi Skenario The New Normal khususnya di lingkungan BUMN, perseroan siap memberlakukan skenario normalitas baru tersebut terhitung mulai 2 Juni 2020.
 
Direktur Utama BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan pemberlakuan skenario The New Normal tersebut juga dilakukan sebagai bentuk adaptasi perseroan di tengah kondisi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami terus beradaptasi dengan merancang dan menerapkan skenario New Normal yang sesuai dengan budaya dan bisnis perseroan, sehingga BTN tetap dapat memberikan pelayanan maksimal bagi nasabah dan debitur, namun tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan pegawai BTN,” jelas Pahala dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin, 1 Juni 2020.
 
Dalam skenario normalitas baru ini, BTN pun akan membuka kembali seluruh outlet perseroan. Outlet-outlet tersebut juga akan beroperasi normal mulai Senin hingga Jumat dengan jam layanan mulai pukul 09.00-15.00 waktu setempat.
 
"Namun, kami tetap akan menyesuaikan dengan kebijakan dari Pemerintah Pusat dan Daerah terkait dengan operasional jaringan kantor kami tersebut," tutur Pahala.
 
Untuk melayani nasabah, emiten bersandi saham BBTN ini akan memasang akrilik pada unit teller service, customer service, dan consumer loan service yang berhubungan langsung dengan nasabah.
 
BTN juga akan memasang penanda jarak pada wilayah antrean, kursi nasabah, ruang ATM dan berbagai area lain yang diakses banyak pihak untuk memastikan pemenuhan aturan physical distancing.
 
Pahala juga menyebutkan bakal mengurangi jumlah orang dalam ruang outlet. BTN akan menempatkan petugas keamanan khusus untuk mengatur jarak antar nasabah. Ke depannya, perseroan juga bakal mengatur kedatangan nasabah berdasarkan kesepakatan.
 
"Saat ini, BTN sedang mengembangkan aplikasi antrean online dan pembukaan rekening online, sehingga diharapkan dapat memangkas proses pengisian data saat nasabah datang ke outlet," kata Pahala.
 
Selain itu, BTN tetap memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) dengan presentase maksimal sebesar 70 persen. Pahala merinci pemberlakuan presentase tersebut berdasarkan kategori kritikal dan bergantung pada kewenangan masing-masing Kepala Cabang.
 
"Kebijakan WFH akan menyesuaikan usia pegawai dan riwayat penyakit. Kami berupaya maksimal untuk memprioritaskan kesehatan para pegawai BTN," jelas Pahala.
 
Sosial distancing juga tetap diberlakukan bagi pegawai BTN di ruang kerja. Penggunaan ruangan pun dipastikan hanya sebesar 50 persen dari kapasitasnya.
 
Secara berkala, BTN juga akan melaksanakan rapid test bagi seluruh pegawainya. Pelaksanaan rapid test tersebut akan menyesuaikan tingkat risiko pegawai dan kondisi wilayah masing-masing.
 
“New Normal butuh kesiapan semua pihak dan kami akan turut mengawal pelaksanaannya di internal BTN secara maksimal dengan menjaga kesehatan pegawai agar dapat memberikan pelayanan secara optimal kepada seluruh nasabah dan debitur BTN," tutur Pahala.

 

(DEV)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif