Ilustrasi - - Foto: Antara/ Wahyu Putro
Ilustrasi - - Foto: Antara/ Wahyu Putro

Rektor UI: Bank BUMN Berperan Besar Redam Dampak Covid-19

Ekonomi perbankan kredit Berita Virus Corona Hari Ini
Husen Miftahudin • 20 Mei 2020 16:02
Jakarta: Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro menyebutkan bank-bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki peran besar dalam menyelamatkan perekonomian nasional imbas meluasnya penyebaran pandemi virus korona (covid-19) di Indonesia.
 
Dalam hal ini, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) tersebut dapat menjaga modal kerja pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Termasuk menopang kebutuhan likuiditas perbankan nasional di tengah program restrukturisasi yang diperintahkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
 
"Jadi, di sinilah bank-bank BUMN itu berperan besar. Peran BUMN juga sangat besar dalam menjaga supply chain dan turunannya, yakni UMKM," ujar Ari dalam forum diskusi online yang diselenggarakan Indonesia Media (iD.M) bertajuk 'Indonesia Moving Froward' bersama Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Rabu, 20 Mei 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, UMKM merupakan sektor paling terdampak atas pandemi covid-19. Maklum sebanyak 63 persen perekonomian Indonesia ditopang oleh sektor UMKM.
 
"Kita lihat sebagian besar daripada perekonomian kita kira-kira 63 persen terdiri dari UMKM, yaitu 34 persen mikro dan kecil, 29 persen menengah, dan 37 persen besar," urai Ari.
 
Oleh karena itu, regulator memandang penting untuk menyelematkan sektor UMKM dari pagebluk covid-19. Penyelamatan utamanya dilakukan dengan merestrukturisasi kredit usaha terdampak yang dilaksanakan oleh industri perbankan nasional.
 
Ari mengakui peran BUMN secara keseluruhan juga sangat penting dalam meredam dan menopang ekonomi dalam negeri. Apalagi, sejumlah perusahaan BUMN juga masuk dalam kategori menengah besar pada sektor UMKM.
 
"Nah, BUMN ini sangat penting. Memang tidak ada mikro dan kecil, tapi menengah dan besar itu masuk dalam industri di mana BUMN ada di dalamnya, yaitu kira-kira 30 persen dari nilai PDB (Produk Domestik Bruto)," jelas dia.
 
Ari mengungkapkan bahwa BUMN berperan aktif dalam mempertemukan daya beli masyarakat dengan rantai pasokan. Dalam hal ini, upaya keras pemerintah memulihkan ekonomi nasional bisa didorong dengan peran BUMN dalam penyediaan kebutuhan produksi industri dalam negeri.
 
"Jika ada pemulihan nanti walaupun daya beli ada, maka produksinya tidak ada sehingga semuanya akan dipenuhi oleh impor. Di situlah peran BUMN yang mampu menciptakan nilai tambah untuk penciptaan kesempatan kerja dan modal kerja berikutnya supaya perekonomian tetap pulih secara berksinambungan," tutup Ari.

 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif