NEWSTICKER
Ilustrasi OJK - - Foto: Antara/ Aditya
Ilustrasi OJK - - Foto: Antara/ Aditya

OJK Perpanjang Waktu Penyampaian Laporan Keuangan Emiten

Ekonomi ojk emiten laporan keuangan
Husen Miftahudin • 18 Maret 2020 18:00
Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melonggarkan batas waktu penyampaian laporan keuangan tahunan dan laporan tahunan bagi pelaku industri pasar modal. Ini sebagai upaya menyesuaikan kondisi darurat akibat merebaknya virus korona atau covid-19 di Indonesia.
 
Dalam keterangan resminya, OJK menilai status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat virus korona yang ditetapkan pemerintah sampai dengan 29 Mei 2020 dapat memengaruhi kemampuan pelaku industri pasar modal dalam menyusun dan menyampaikan laporan keuangan serta laporan tahunan secara tepat waktu.
 
"Batas waktu penyampaian laporan keuangan tahunan dan laporan tahunan bagi emiten dan perusahaan publik diperpanjang selama dua bulan dari batas waktu berakhirnya kewajiban penyampaian laporan sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan di sektor pasar modal," jelas Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo dalam siaran pers, Rabu, 18 Maret 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


OJK juga memperpanjang batas waktu laporan hasil evaluasi komite audit terhadap pelaksanaan pemberian jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan emiten dan perusahaan publik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (1) huruf b Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 13/POJK.03/2017 tentang Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan.
 
Pelonggaran batas waktu laporan keuangan tahunan ini berlaku bagi Bursa Efek, Lembaga Kliring dan Penjaminan, Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian, Perusahaan Efek, Penyelenggara Dana Perlindungan Pemodal, Lembaga Penilaian Harga Efek.
 
Kemudian Lembaga Pendanaan Efek Indonesia, Biro Administrasi Efek, Reksa Dana, Kontrak Investasi Kolektif Dana Investasi Real Estat, Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset, Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi, Kontrak Investasi Kolektif Dana Investasi Infrastruktur, dan Perusahaan Pemeringkat Efek.
 
"Penyampaian laporan keuangan tahunan yang seharusnya paling lambat 30 Maret diubah menjadi 31 Mei 2020. Sementara penyampaian laporan tahunan yang seharusnya paling lambat 30 April menjadi 30 Juni 2020," pungkas Anto.

 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif