Foto: Grafis Medcom.id
Foto: Grafis Medcom.id

E-commerce Bukan Sektor Tepat bila Diambil Alih Perbankan

Ekonomi OJK Perbankan Ecommerce
Despian Nurhidayat • 07 September 2020 10:07
Jakarta: Pengamat ekonomi senior Piter Abdullah menilai langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melarang perbankan ikut ambil andil di sektor e-commerce sudah tepat. Pasalnya menurut Piter, e-commerce bukan sektor yang tepat bila diambil alih oleh perbankan.
 
Selain itu, Piter menuturkan tugas utama perbankan sebagai lembaga intermediasi bank adalah mengumpulkan dana masyarakat dan menyalurkannya kembali ke masyarakat guna mendorong kegiatan ekonomi.
 
"Bank seharusnya tidak melakukan fungsi yang terlalu jauh dari fungsi utamanya, seperti menjadi pedagang. E-commerce pada intinya berfungsi mendorong perdagangan. Tidak tepat dilakukan oleh sebuah bank," ungkapnya kepada Media Indonesia, Minggu, 6 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Bos BCA Minta Bank Diizinkan Buat E-Commerce
 
Lebih lanjut, Piter menganggap bahwa dalam hal ini OJK memiliki peranan dan wewenang terkait perizinan hal tersebut. Sementara itu, Bank Indonesia (BI) tidak memiliki wewenang untuk melarang atau mengizinkan hal tersebut.
 
Piter mengatakan bahwa jika OJK sudah melarang hal tersebut, itu sudah tidak dapat diganggu gugat. Jika perbankan melanggar maka akan ada sanksi yang harus ditanggung.
 
"Peraturan OJK tidak bisa diganggu gugat. Kalau ada yang melanggar larangan OJK pasti ada sanksinya," pungkas Piter.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif