Ilustrasi. Foto: dok MI/Angga Yuniar.
Ilustrasi. Foto: dok MI/Angga Yuniar.

Rupiah Ditutup Menguat di Tengah Ekspektasi Investor terhadap Kenaikan Fed Fund Rate

Ekonomi rupiah Kurs Rupiah suku bunga The Fed Dolar AS pandemi covid-19 Inflasi AS
Husen Miftahudin • 10 Mei 2022 16:37
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan hari ini mengalami penguatan imbas ekspektasi investor yang mengharapkan kenaikan tambahan dengan besaran yang sama ketika Federal Reserve AS menaikkan suku bunganya menjadi 1,0 persen.
 
"Bank sentral telah menaikkan suku bunga mereka untuk menjinakkan inflasi. The Fed menyampaikan kenaikan suku bunga setengah poin pertama sejak 2000," ungkap analis pasar uang Ibrahim Assuaibi dalam analisis hariannya, Selasa, 10 Mei 2022.
 
Ibrahim bilang, prospek kenaikan suku bunga yang agresif mendorong Treasury AS 10-tahun naik setinggi 104,19 yang merupakan puncak dalam 20 tahun terakhir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena investor mengharapkan kenaikan tambahan dengan besaran yang sama dari The Fed, Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic mengatakan ia tidak melihat kenaikan suku bunga 75-bps lantaran ada beberapa tanda-tanda pendinginan inflasi," terangnya.
 
Di Asia Pasifik, data perdagangan dari Tiongkok menunjukkan bahwa ekspor pada April 2022 tumbuh 3,9 persen (yoy). Angka ini merupakan laju yang paling lambat sejak Juni 2020.
 
Menurutnya, tindakan penguncian untuk covid-19 telah menyebabkan kerusakan pada perdagangan dan perang yang sedang berlangsung di Ukraina yang sampai saat ini belum ada kejelasan kapan akan berakhir.
 
"Sekarang investor menunggu investor sekarang menunggu Indeks Harga Konsumen Inti (CPI) AS serta Indeks Harga Produsen AS dan klaim pengangguran awal, yang akan jatuh tempo pada Kamis," ucap Ibrahim.
 
Adapun mengutip data Bloomberg pada penutupan perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah terhadap USD menguat ke level Rp14.555 per USD. Mata uang Garuda tersebut menguat 18 poin atau setara 0,12 persen dari posisi Rp14.573 per USD pada penutupan perdagangan hari sebelumnya.
 
Sementara data Yahoo Finance menunjukkan rupiah berada di zona merah pada posisi Rp14.545 per USD. Rupiah melemah sebanyak 70 poin atau setara 0,48 persen dari Rp14.475 per USD di penutupan perdagangan hari sebelumnya.
 
Sedangkan berdasar pada data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah diperdagangkan di level Rp14.546 per USD atau turun 12 poin dari nilai tukar rupiah pada perdagangan hari sebelumnya sebesar Rp14.534 per USD.
 
"Untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp14.540 per USD hingga Rp14.590 per USD," pungkas Ibrahim.

 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif