Kiri ke kanan: CEO Indodax Oscar Darmawan, CEO Blockchain Zoo Roberto Capodieci, CTO Blockchain Zoo Barton Johnston. Foto: dok Indodax.
Kiri ke kanan: CEO Indodax Oscar Darmawan, CEO Blockchain Zoo Roberto Capodieci, CTO Blockchain Zoo Barton Johnston. Foto: dok Indodax.

Industri Blockchain Dorong Kesejahteraan Sosial Masyarakat

Ekonomi Blockchain
Husen Miftahudin • 04 Agustus 2020 06:47
Jakarta: Industri blockchain perlu pengembangan lebih lanjut sejalan dengan kebutuhan efisiensi dan transparansi di era digitalisasi. Di Indonesia, ruang pengembangan blockchain terbuka lebar. Bila dioptimalisasi, industri ini bisa mendorong kesejahteraan sosial masyarakat.
 
CEO Indonesia Digital Asset Exchange (Indodax) Oscar Darmawan mengakui sistem blockchain saat ini telah diterapkan di berbagai bidang. Di bidang publik misalnya, teknologi peer to peer ini telah berhasil mempermudah aktivitas pencatatan identitas, aset berharga, data kesehatan, hingga faktur pajak.
 
Sementara di bidang keuangan, blockchain turut membantu masyarakat dalam mempercepat kegiatan audit, pembayaran lintas negara, investasi aset digital, sampai pembuatan kontrak pintar (smart contract).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dengan blockchain, kita dapat mengirimkan data apa pun tanpa perlu bergantung pada satu server. Solusi cerdas atau multiaplikasi melalui blockchain ini memang mampu mendorong kesejahteraan sosial masyarakat," ujar Oscar dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Selasa, 4 Agustus 2020.
 
Menurut Oscar, penerapan blockchain akan memunculkan peluang-peluang baru bagi para pelaku usaha. "Alhasil mereka mulai giat mendirikan lapangan pekerjaan yang jauh lebih menjanjikan dan menguntungkan," ungkapnya.
 
Blockchain merupakan sistem yang tidak terpusat atau decentralized. Teknologi ini juga dipastikan menerapkan tingkat keamanan yang tinggi, ramah lingkungan, dan minim biaya sehingga mampu menjawab tantangan dari berbagai aspek kehidupan.
 
Di sisi lain, Oscar menyebut teknologi blockchain bukan menggantikan sistem yang sudah berjalan. Kehadiran blockchain justru melengkapi sistem yang sudah ada.
 
"Blockchain bukanlah sebuah momok yang menakutkan bagi industri ataupun para pihak terkait. Maka dari itu, momentum dan eksistensi ekosistem digital yang sudah terbentuk harus selalu kita jaga," ucap Oscar.
 
Sebagai pionir, Indodax terus mengembangkan sistem dan teknologi blockchain dengan membangun infrastruktur blockchain di Indonesia. Dalam hal ini, Indodax menggandeng Blockchain Zoo untuk melayani blockchain consulting dalam menerapkan sistem blockchain secara eksklusif di pasar Indonesia
 
"Kita menghadirkan layanan jasa blockchain consulting untuk setup dan mempercepat infrastruktur blockchain di Indonesia. Ini supaya negara kita tidak ketinggalan dengan negara lainnya dalam masalah infrastruktur blockchain," tutur dia.
 
CEO Blockchain Zoo Roberto Capodieci meyakinkan bahwa pihaknya memiliki beberapa pakar top dunia terkait sistem blockchain. Memiliki pengalaman bertahun-tahun, Blockchain Zoo dapat memberi solusi khusus tentang penerapan teknologi blockchain ke berbagai model para pelaku bisnis.
 
CTO Blockchain Zoo Barton Johnston juga menyambut baik kerja sama ini. Indodax dinilai memiliki hubungan positif dengan regulator dan punya garapan bisnis yang besar.
 
"Keahlian yang kami tawarkan di blockchain juga berada di antara kelas atas dunia. Jadi kami berpikir bahwa Blockchain Zoo dan Indodax sangat cocok untuk berkontribusi pada kualitas layanan dan reputasi publik satu sama lain," tutup Barton.
 
(AHL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif