Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI
Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI

Sepekan, Pesona Emas Antam Terus Meredup

Ekonomi Harga Emas Antam Berita Menarik Ekonomi Sepekan Berita Terpopuler Ekonomi
Angga Bratadharma • 06 Maret 2021 12:34
Jakarta: Harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan di sepanjang pekan ini terlihat berfluktuatif dengan kecenderungan melemah. Mulai pulihnya perekonomian Indonesia seiring gencarnya program pemulihan ekonomi membuat pesona emas Antam mudah tergerus.
 
Mengutip Logam Mulia Antam, Sabtu, 6 Maret 2021, harga emas Antam pada awal pekan atau tepatnya Senin, 1 Maret, berada di level Rp923 ribu per gram. Lalu pada Selasa, 2 Maret, harga emas Antam bergerak stabil di posisi Rp923 ribu per gram. Kemudian pada Rabu, 3 Maret, harga emas Antam melejit ke Rp928 ribu per gram.
 
Sedangkan pada Kamis, 4 Maret, harga emas Antam melemah ke posisi Rp923 ribu gram. Lalu pada akhir pekan atau tepatnya Jumat, 5 Maret, harga emas Antam kembali tertekan ke level Rp918 ribu per gram. Emas Antam masih belum mampu kembali menembus level ke atas Rp1 juta per gram, sejalan mulai pulihnya perekonomian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, harga emas kian terpuruk hingga berada di bawah USD1.700 pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), berkutat di level terendah sembilan bulan. Data ketenagakerjaan AS yang lebih baik dari perkiraan mendukung dolar dan imbal hasil obligasi Pemerintah AS menguat lebih lanjut.
 
Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange turun lagi USD2,2 atau 0,13 persen menjadi USD1.698,50 per ons. Ini merupakan penyelesaian terendah sejak Juni. Sehari sebelumnya, Kamis, harga emas berjangka merosot USD15,10 atau 0,88 persen, menjadi USD1.700,70.
 
Harga emas berjangka juga terpangkas USD17,8 atau 1,03 persen menjadi USD1.715,80 pada Rabu, 3 Maret, setelah terangkat sebanyak USD10,6 atau 0,62 persen menjadi USD1.733,60 pada Selasa, 2 Maret. Serta merosot sebanyak USD5,8 atau 0,34 persen menjadi USD1.723,00 pada Senin, 1 Maret.
 
"Optimisme dalam hal ekonomi ke depan terus mendorong imbal hasil obligasi lebih tinggi dan yang tentunya banyak menghilangkan keuntungan di pasar-pasar komoditas, termasuk emas," kata Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures David Meger.
 
Departemen Tenaga Kerja AS merilis laporan pekerjaan bulanan pada Jumat, menunjukkan Amerika Serikat menciptakan 379 ribu pekerjaan baru pada Februari, peningkatan terbesar dalam empat bulan dan jauh lebih baik daripada peningkatan 166 ribu pada Januari dan tingkat pengangguran turun menjadi 6,2 persen di Februari dari 6,3 persen pada Januari.
 
Data pekerjaan AS meningkatkan harapan seputar pemulihan ekonomi yang cepat didorong oleh stimulus fiskal besar-besaran dan dorongan vaksinasi. Data ekonomi yang kuat mengangkat imbal hasil pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan acuan ke level tertinggi sejak Februari 2020, sementara dolar juga melonjak.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif