Ilustrasi Bank Bukopin - - Foto: dok Bukopin
Ilustrasi Bank Bukopin - - Foto: dok Bukopin

Bukopin Gaet Nasabah Asal Korea Selatan Usai Masuknya Kookmin

Ekonomi Perbankan Bank Bukopin korea selatan
Eko Nordiansyah • 20 November 2020 20:51
Jakarta: Pembukaan rekening dari perusahaan dan individu asal Korea Selatan di Bank Bukopin melonjak tajam usai masuknya KB Kookmin Bank. Hal ini dikarenakan tingginya kepercayaan warga negara Ginseng ini terhadap Kookmin.

"Sejak KB Kookmin masuk, nasabah asal Korea Selatan yang bergabung di Bukopin terus meningkat. Dana simpanan dari nasabah asal Korea ini bertambah lebih dari Rp1,6 triliun dalam dua bulan terakhir," kata Direktur Utama Bank Bukopin Rivan Achmad Purwantono dalam keterangan resminya, Jumat, 20 November 2020.
 
Ia menambahkan banyaknya nasabah Korea Selatan yang bergabung dengan Bukopin menjadi salah satu bukti tingginya kepercayaan dan kredibilitas KB Kookmin Bank di pasar keuangan global, khususnya di Korea. Ini juga menjadi bagian dari strategi Bukopin dalam melakukan diferensiasi funding sebagai salah satu fokus transformasi bisnis perusahaan.
 
"Sebagai bank yang telah melayani negeri ini lebih dari setengah abad, dukungan Kookmin Bank ini sangat penting untuk semakin memperbesar peran Bukopin memperkuat ekonomi Indonesia. Adanya kesamaan pengalaman di bisnis UMKM, kami harapkan dapat mempercepat transformasi bisnis yang saat ini sudah berjalan," jelas Rivan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di Korea Selatan, Kookmin menjadi bank komersial pertama yang berhasil menyalurkan kredit UKM hingga 100 triliun won Korea (KRW) dan mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar pada segmen kredit UKM 2019. Adapun Bukopin yang terlahir dengan nama Bank Umum Koperasi Indonesia sebanyak 57 persen portofolio kreditnya disalurkan kepada UMKM.
 
Sebagai bagian dari komitmennya untuk mendukung transformasi bisnis di Bukopin, KB Kookmin terus menambah aliran dananya ke bank ini. Total  dana Kookmin yang masuk Bukopin mencapai USD780 juta atau setara Rp11,08 triliun (kurs Rp14.200 per USD). Sebagian merupakan setoran modal dan sisanya dana simpanan.
 
Sementara itu, President Hyundai Motor Asia-Pacific Headquarter, Lee Kang Hyun mengatakan bahwa  masuknya Kookmin ke Bukopin memberikan optimisme bagi pelaku usaha Korea Selatan di Indonesia. Ia percaya dengan kemampuan Kookmin Bukopin dapat bertransformasi menjadi bank modern.
 
“Semua (pelaku saja asal Korea) berpotensi menjadi nasabah Bukopin ke depan. Apalagi kekuatan Bukopin juga akan didukung sistem keuangan digital yang telah menjadi urat nadi perbankan di Korea Selatan,” kata Lee.
 
Saat ini terdapat sekitar 2.000 perusahaan besar, kecil, dan menengah asal Korea Selatan seperti Samsung, Hyundai Motor, LG dan lain-lain. Dari jumlah tersebut, sekitar 190 perusahaan merupakan nasabah Kookmin di Korea Selatan.
 
"Kami percaya dengan kemampuan Kookmin dan ini modal buat Bukopin. Akan banyak nasabah asal Korea yang bergabung dengan Bukopin, karena di Korea mereka juga nasabah Kookmin," ujar Lee yang sudah puluhan tahun menetap di Indonesia dan berhasil membesarkan merek Samsung. 

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif