Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Angga Bratadharma
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Angga Bratadharma

IHSG Perdagangan Pagi Duduk Manis di Area Hijau

Ekonomi IHSG
Angga Bratadharma • 27 September 2021 09:31
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi terpantau bergerak di zona hijau usai di buka di level 6.141. Meski menguat, namun para investor harus tetap waspada karena ada potensi pembalikan arah seiring The Fed yang berencana melakukan pengetatan kebijakan dan efek Evergrande terhadap sistem jasa keuangan.
 
IHSG Senin, 27 September 2021, perdagangan pagi menguat sebanyak 0,04 persen atau setara 2,3 poin ke level 6.148. Level tertinggi di 6.153 dan level terendah di 6.139. Sebanyak 194 saham menguat, sebanyak 152 saham tertekan, dan sebanyak 213 saham tidak mengalami perdagangan.
 
Sementara itu, IHSG diperkirakan bergerak sideways di sepanjang hari ini seiring minimnya katalis positif yang datang dari dalam dan luar negeri. Para investor wajib berhati-hati agar tidak mendapatkan kerugian dan menjaga keuntungan serta modal supaya tidak tergerus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sideways adalah kondisi pasar saham yang sedang naik turun dalam rentang harga tertentu. Sedangkan pada pagi ini pasar regional dibuka bervariasi. Kospi dibuka melemah sebanyak 0,13 persen, dan Nikkei dibuka menguat sebanyak 0,44 persen.
 
"Kami memperkirakan IHSG akan bergerak sideways hari ini, seiring dengan sentimen yang diberikan bursa global dan regional," sebut Samuel Research Team, dalam riset hariannya.
 
Selain itu, Samuel Research Team menambahkan, investor dalam negeri juga akan memperhatikan rilis data ekonomi PMI dan Inflasi dalam negeri yang dapat memberikan optimisme kepada pelaku usaha. Sedangkan pada penutupan pekan lalu, pasar AS bergerak bervariasi dengan mayoritas menguat.
 
Index Dow Jones naik 0,10 persen, S&P 500 menguat 0,15 persen, dan Nasdaq melemah 0,03 persen. Pelaku pasar masih menunggu apakah Evergrande akan membayar bunga obligasi USD83 juta yang telah jatuh tempo pekan lalu. Kekhawatiran tentang Evergrande melanda pasar global akibat total kewajiban yang sangat besar mencapai USD305 miliar.
 
"Imbal hasil bertenor 10 tahun naik ke level 1,45 persen, begitu juga dengan USD index yang naik 0,26 persen ke level 93,27," pungkas Samuel Research Team.
 
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif